Berita

Inggris Catat Penemuan Spektakuler: 450.000 Artefak Sejarah Terkuak di Proyek Kereta Cepat HS2

Ratusan ribu artefak bersejarah yang ditemukan selama pembangunan jalur kereta cepat High Speed 2 (HS2) di Inggris kini tersimpan di sebuah gudang rahasia di Yorkshire. Temuan harta karun ini berasal dari penggalian arkeologi berskala besar yang dilakukan sejak tahun 2018 di sepanjang rute HS2 antara London dan Birmingham.

Total sekitar 450.000 benda berhasil dikumpulkan oleh hampir 1.000 arkeolog melalui lebih dari 60 lokasi penggalian. Proyek ini menjadikannya salah satu upaya arkeologi terbesar dalam sejarah Inggris.

Penemuan Spektakuler dari Berbagai Era

Koleksi artefak yang tersimpan mencakup rentang waktu lebih dari 10.000 tahun sejarah manusia di Inggris. Beberapa di antaranya adalah kapak tangan prasejarah yang diperkirakan berusia lebih dari 40.000 tahun, kemungkinan dibuat oleh Neanderthal.

Selain itu, ditemukan pula tanda pengenal gladiator Romawi, pemintal benang Anglo-Saxon, hingga gigi palsu emas dari abad ke-19. Menurut Pusat Arkeologi Inggris, skala dan keragaman temuan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan berpotensi memberikan pemahaman baru tentang perubahan lanskap serta kehidupan manusia di masa lalu.

Gudang Rahasia Penyimpan Sejarah

Lokasi penyimpanan artefak dijaga ketat demi keamanan. BBC pada Jumat (30/1/2026) memberitakan bahwa gudang tersebut berada di wilayah Yorkshire. Di dalamnya, terdapat sekitar 7.300 kotak yang tersusun di atas rak-rak palet, masing-masing berisi benda-benda bersejarah yang masih menunggu penelitian lanjutan.

Sejumlah artefak telah melalui proses konservasi awal. Namun, sebagian besar masih berada pada tahap pembersihan, pemeriksaan kondisi, dan dokumentasi ilmiah.

Jejak Kehidupan Masa Lalu dan Artefak Ikonik

Gudang tersebut tidak hanya menyimpan benda kecil, tetapi juga artefak yang menghadirkan kesan emosional kuat. Salah satunya adalah peti mati kosong bertanggal 1799 yang dibungkus plastik gelembung, dengan peti mati anak-anak di sebelahnya.

Bagi para arkeolog, temuan semacam ini menegaskan bahwa proyek HS2 tidak hanya membuka lapisan tanah, tetapi juga lapisan sejarah sosial dan kemanusiaan. Beberapa artefak menarik lainnya meliputi cetakan dadu abad pertengahan dari desa terbengkalai di Warwickshire, serta figur porselen anjing pug yang ditemukan di makam seorang perempuan di St James’ Gardens, Euston.

Figur anjing pug tersebut diperkirakan dibuat di pabrik porselen Derby pada akhir abad ke-18. Ada pula tanda pengenal bertuliskan bahasa Latin yang diduga berkaitan dengan gladiator Romawi, meskipun belum ditemukan bukti keberadaan arena gladiator di wilayah tersebut.

Kontroversi di Balik Megaproyek HS2

Di balik temuan arkeologi yang luar biasa, proyek HS2 tetap menuai kritik tajam. Sejumlah pihak menilai pembangunan jalur kereta ini telah menyebabkan kerusakan lingkungan, pemecahan komunitas pedesaan, serta pembengkakan biaya hingga puluhan miliar pound sterling.

Anggota Parlemen Inggris, Greg Smith, menyebut proyek tersebut tidak sebanding dengan dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan. Pihak HS2 menyatakan bahwa manajemen proyek menyadari adanya kegagalan dalam pengendalian biaya dan jadwal.

Namun, mereka menegaskan tim arkeologi telah bekerja dengan penuh kehati-hatian dan rasa hormat terhadap situs bersejarah yang ditemukan. Sejarawan Graham Evans menilai bahwa tanpa penggalian arkeologi, pembangunan HS2 justru akan menjadi tragedi yang lebih besar bagi sejarah Inggris.

Masa Depan Warisan Sejarah Inggris

Hingga kini, status kepemilikan dan rencana pemajangan sebagian besar artefak masih belum diputuskan. Berdasarkan hukum Inggris, benda-benda tersebut dapat menjadi milik negara atau pemilik lahan tempat artefak ditemukan.

Pihak pengelola arsip berharap artefak tersebut dapat disumbangkan ke museum lokal. Tujuannya agar masyarakat sekitar jalur HS2 dapat menikmati dan mempelajari warisan sejarah mereka sendiri. Dengan potensi penelitian yang sangat besar, koleksi ini diperkirakan akan terus menjadi sumber pengetahuan penting tentang perjalanan panjang peradaban manusia di Inggris.

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pemberitaan BBC pada Jumat, 30 Januari 2026.