Jadwal Posting Instagram: CEO Adam Mosseri Ungkap Kunci Konsistensi Konten Tanpa Kelelahan
Adam Mosseri, CEO Instagram, memberikan nasihat penting bagi para kreator konten terkait jadwal unggahan. Ia menekankan bahwa konsistensi jangka panjang jauh lebih krusial dibandingkan frekuensi posting yang tinggi namun sulit dipertahankan. Nasihat ini disampaikan Mosseri melalui akun broadcast channel Instagram pribadinya pada Rabu, 04 Februari 2026.
Pentingnya Konsistensi di Atas Frekuensi Tinggi
Mosseri menyoroti fenomena kreator yang merasa terbebani oleh tuntutan jadwal posting “optimal” yang justru berujung pada kelelahan. Menurutnya, memaksakan diri untuk mengunggah konten setiap hari berisiko membuat kreator stres dan akhirnya berhenti berkarya. Ia menyarankan kreator untuk memilih frekuensi unggahan yang realistis sesuai kapasitas masing-masing.
Dalam unggahannya, Mosseri secara tegas menyatakan, “Jadwal posting yang optimal adalah jadwal yang benar-benar dapat Anda pertahankan tanpa kelelahan. Jika posting setiap hari membuat Anda stres, jangan lakukan itu.” Ia menambahkan bahwa konsistensi dalam jangka panjang lebih berharga daripada intensitas tinggi dalam waktu singkat. “Saya lebih suka Anda posting dua kali seminggu selama dua tahun daripada setiap hari selama dua bulan lalu berhenti,” ujarnya.
Menemukan Keseimbangan Konten yang Efektif
Lebih lanjut, Mosseri mendorong para kreator untuk menemukan titik temu antara jenis konten yang mereka sukai dan format konten yang terbukti efektif di platform Instagram. “Temukan titik temu antara apa yang Anda sukai dan apa yang berhasil, dan tetaplah di sana,” tulisnya. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu kreator menjaga motivasi dan kualitas konten.
Rekomendasi Frekuensi Unggahan Berdasarkan Riset
Meskipun Mosseri menekankan fleksibilitas, beberapa riset memberikan gambaran mengenai frekuensi unggahan yang dinilai optimal. Dirangkum dari Hopperhq oleh KompasTekno, jumlah unggahan Instagram yang ideal untuk feed adalah 1–2 kali per hari. Rentang ini dianggap mampu menjaga jangkauan dan engagement tanpa membuat audiens merasa jenuh.
Untuk format Reels, frekuensi yang dianggap efektif adalah sekitar satu kali per hari atau 3–5 kali per minggu. Sementara itu, Instagram Stories idealnya diunggah sebanyak 3–7 kali per hari untuk menjaga interaksi tanpa memicu audiens melakukan skip.
Informasi lengkap mengenai nasihat Adam Mosseri ini disampaikan melalui akun broadcast channel Instagram pribadinya pada Rabu, 04 Februari 2026, dan dirangkum dari berbagai sumber.