Edukasi

JCU Luncurkan Empat Jurusan Baru Program MIT: Siapkan Talenta Digital Unggul di AI hingga Keamanan Siber

Advertisement

James Cook University (JCU) melakukan evolusi signifikan pada program Master of Information Technology (MIT) dengan memperkenalkan empat jurusan baru pada Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap laju perkembangan teknologi, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), dan meningkatnya ancaman siber yang mendorong pergeseran kebutuhan industri global.

Respons JCU terhadap Dinamika Teknologi

Academic Head Science and Technology JCU, Roberto Dillon, menjelaskan bahwa pembaruan ini merupakan respons strategis terhadap percepatan teknologi dan tuntutan industri yang telah disaksikan dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, program MIT JCU hanya memiliki tiga jurusan, yaitu Business Informatics, Computing, serta Interactive Technologies and Games Design.

“Keempat jurusan baru ini mencerminkan respons strategis JCU terhadap percepatan teknologi dan tuntutan industri yang telah kami saksikan dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Roberto dalam wawancara pada Jumat (30/1/2026). Ia menambahkan, pembaruan ini juga sejalan dengan inisiatif Singapore Smart Nation dari Ministry of Digital Development and Information (MDDI) untuk membangun masa depan digital yang sejahtera.

Roberto Dillon juga menyoroti bahwa empat jurusan baru tersebut dirancang untuk menjawab kekurangan tenaga kerja di sektor teknologi strategis, baik secara global maupun di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, AI, pengembangan perangkat lunak modern, manajemen teknologi, dan keamanan siber kini menjadi tulang punggung hampir semua sektor industri.

“AI dan keamanan siber bukan hal yang bisa diabaikan oleh perusahaan mana pun, sementara pengembangan perangkat lunak harus dilakukan melalui pendekatan yang jauh lebih modern. Di saat yang sama, industri juga membutuhkan manajer yang memahami teknologi secara mendalam,” kata Roberto. Oleh karena itu, keempat jurusan baru di MIT JCU dinilai saling melengkapi untuk mencetak profesional yang siap mengisi berbagai peran strategis.

Mengenal Empat Jurusan Baru MIT JCU

Artificial Intelligence

Jurusan AI di JCU tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi, tetapi juga aspek etika dan tanggung jawab. Kurikulumnya menyeimbangkan kemampuan teknis seperti machine learning, large language models (LLM), dan agentic AI, dengan pemahaman mendalam terhadap risiko bias data, privasi, dan etika penggunaan AI.

“AI memberikan jawaban berdasarkan data yang digunakan untuk melatihnya. Jika data tersebut memiliki bias, maka bias itu akan tercermin dalam hasilnya. Jadi, AI engineers harus menyadari adanya kemungkinan ini, mengidentifikasi, dan mengatasinya,” tegas Roberto.

Software Engineering

Jurusan ini merupakan evolusi dari jurusan Computing sebelumnya, dengan fokus pada kualitas, efisiensi, dan kesiapan kerja. Kurikulumnya mencakup quality assurance (QA), quality control (QC), full-stack development, teknologi mobile, development and operations (DevOps), serta development, security, and operations (DevSecOps).

Advertisement

“Jurusan Computing cenderung lebih umum, sedangkan Software Engineering dirancang untuk menjawab tren dan keterampilan terbaru yang dibutuhkan para profesional. Jadi, fokusnya lebih pada kualitas dan pengendaliannya,” jelas Roberto. Ia menambahkan, “Jadi, jurusan ini (Software Engineering) cenderung lebih praktis daripada jurusan sebelumnya (Computing), dan lebih berfokus pada keterampilan yang semakin dibutuhkan di industri ini.”

Information Technology (IT) Management

Jurusan IT Management hadir untuk menjembatani kesenjangan antara manajer bisnis dan tim teknis, menyiapkan calon pemimpin dengan pemahaman teknis mendalam. Fokus utamanya adalah strategi IT dan penerapan teknologi untuk menyelesaikan tantangan bisnis secara kompleks, termasuk pengambilan keputusan strategis dalam konteks digital.

Cyber Security

Jurusan Cyber Security pada program master ini menawarkan pendekatan yang lebih luas dibandingkan program sarjana, meliputi ethical hacking dan malware analysis, serta kemampuan manajemen risiko dan tata kelola. “Jurusan ini berupaya memberikan pengetahuan secara komprehensif bagi para profesional yang ingin mengambil jabatan teknis maupun peran strategis yang lebih tinggi dalam tata kelola keamanan siber,” kata Roberto.

Mendorong Kualitas Lulusan dan Inklusivitas

MIT JCU memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan praktisi dan pakar industri melalui kuliah tamu dan career fair. Program ini juga menekankan work-integrated learning melalui proyek-proyek internal yang relevan dengan kebutuhan industri. Kurikulum MIT JCU telah diselaraskan dengan standar internasional untuk menjamin daya saing lulusan di pasar kerja global.

Program MIT JCU dirancang inklusif bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik, termasuk non-IT. Lulusan dengan pendidikan linier di bidang teknologi dapat menyelesaikan studi dalam 12 bulan, sementara mahasiswa non-linier menempuh studi selama 16 bulan, termasuk satu term dasar untuk membangun fondasi IT. JCU juga memiliki banyak mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, Vietnam, China, India, dan Thailand.

“Kami berharap lulusan program ini dapat langsung berkontribusi di industri dan membawa dampak positif di negara masing-masing,” ujar Roberto. Hadirnya empat jurusan baru ini menegaskan komitmen JCU dalam mendukung pertumbuhan industri teknologi di kawasan Asia Tenggara dan memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang adaptif.

Informasi lengkap mengenai program MIT JCU disampaikan melalui pernyataan resmi James Cook University yang dirilis pada Januari 2026.

Advertisement