Samsung Galaxy S26 Ultra, ponsel pintar terbaru dari raksasa teknologi Korea Selatan, resmi meluncur dengan peningkatan signifikan pada sektor kameranya. Peningkatan aperture kamera utama diklaim mampu menangkap cahaya hingga 47 persen lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya, menjanjikan kualitas foto dan video yang lebih optimal. Sebuah kesempatan eksklusif untuk menguji langsung kemampuan kamera ini telah dilakukan di berbagai lokasi ikonik di San Francisco, Amerika Serikat, pasca peluncurannya.
Inovasi Kamera dan Klaim Peningkatan Cahaya
Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan konfigurasi empat kamera yang mumpuni. Kamera utama beresolusi 200 MP dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS), didampingi kamera telefoto 50 MP dengan kemampuan optical zoom 5x, kamera telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x, serta kamera ultrawide 50 MP dengan bukaan f/1.9.
Peningkatan paling mencolok terletak pada aperture kamera utama yang kini mencapai f/1.4, lebih besar dari f/1.7 pada Galaxy S25 Ultra. Secara teori, bukaan lensa yang lebih besar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke sensor. Samsung mengklaim, dukungan ini tidak hanya meningkatkan penangkapan cahaya hingga 47 persen, tetapi juga meminimalkan noise pada foto dan video, serta menghasilkan efek bokeh yang lebih baik.
Mengabadikan Karya Seni di Museum Modern San Francisco
Pengujian kamera Galaxy S26 Ultra dimulai di Museum of Modern Art (MoMA) San Francisco, salah satu museum seni modern terbesar di Amerika Serikat. Di sini, berbagai karya seni modern, mulai dari lukisan hingga desain kontemporer, menjadi objek bidikan.
Hasil foto menunjukkan detail yang tajam saat mengabadikan karya seni, seperti lukisan Henri Matisse yang menampilkan potret wanita bertopi. Akurasi warna setiap detail karya seni juga tertangkap dengan baik, merefleksikan warna asli yang terlihat oleh mata.
Uji Kemampuan Zoom dan Foto Malam di Twin Peaks
Kemampuan zoom dan foto malam Galaxy S26 Ultra diuji di perbukitan Twin Peaks, yang menawarkan panorama 360 derajat kota San Francisco. Hasilnya terbilang optimal untuk zoom hingga 5x, dengan detail setiap gedung yang terabadikan dengan baik.
Namun, untuk objek yang kompleks seperti panorama kota dengan zoom 10x, hasilnya kurang optimal karena banyaknya detail yang perlu ditangkap. Meskipun demikian, detail objek tetap terjaga meski pencahayaan minim setelah senja, termasuk cahaya kecil dari lampu menara.
Perbandingan Foto Malam Hari: Galaxy S26 Ultra vs. S25 Ultra
Pengujian berlanjut ke Grace Cathedral pada malam hari, di bawah langit cerah bertaburan bintang. Kamera Galaxy S26 Ultra berhasil memotret bulan yang terlihat dua per tiga bagian tanpa menggunakan mode Pro, menunjukkan hasil yang tetap optimal berkat dukungan perangkat lunak kamera.
Perbandingan langsung dengan Samsung Galaxy S25 Ultra untuk potret gereja di malam hari menunjukkan perbedaan signifikan. Foto bidikan Galaxy S26 Ultra terlihat lebih terang, terutama pada bayangan ornamen di atas pintu gereja yang tidak sepekat pendahulunya. Detail ukiran bulat besar di atas pintu dan cahaya pada tiap jendela gereja juga lebih jelas tertangkap oleh Galaxy S26 Ultra, meskipun kedua ponsel tetap menghasilkan foto dengan detail yang cukup tajam.
Keindahan Golden Gate dan Fisherman’s Wharf
Keesokan harinya, ikon San Francisco, Golden Gate Bridge, menjadi objek bidikan. Jembatan gantung berwarna oranye internasional ini tampak gagah saat diabadikan dengan zoom Galaxy S26 Ultra, berpadu dengan perbukitan Marin County. Jembatan setinggi 227 meter ini menawarkan panorama menakjubkan yang berhasil ditangkap dengan baik.
Kunjungan ke Fisherman’s Wharf juga menunjukkan kemampuan kamera dalam mengabadikan pemandangan sekitar teluk, termasuk kapal dan wahana bianglala.
Informasi lengkap mengenai kemampuan kamera Samsung Galaxy S26 Ultra ini disampaikan melalui pengalaman langsung pengujian yang dilakukan pasca peluncuran resmi di San Francisco, Amerika Serikat.
