Otomotif

Jelang Mudik Lebaran 2026, Bridgestone Ungkap Pentingnya Tekanan Ban Optimal untuk Keamanan

Advertisement

Menjelang musim mudik Lebaran, menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan menjadi krusial untuk mencegah risiko pecah ban selama perjalanan jauh. Tekanan angin yang tidak sesuai standar dapat memicu panas berlebih dan merusak struktur dinding ban, terutama saat mobil melaju kencang atau melintasi jalan berlubang. Oleh karena itu, pengecekan tekanan ban sebelum keberangkatan wajib dilakukan demi keselamatan.

Pentingnya Tekanan Ban Ideal

Fisa Rizqiano, Deputy Head OE Sales Bridgestone, menekankan bahwa tekanan angin adalah “nyawa dari ban”. Menurutnya, menjaga kondisi tekanan angin ban dapat secara signifikan mengurangi risiko pecah ban. Ia bahkan menyarankan penambahan tekanan angin sebesar 2-3 psi sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik Lebaran.

Penambahan tekanan angin ini sangat penting untuk mengurangi risiko flexing atau pelenturan berlebihan pada dinding ban. Dinding ban berfungsi menopang beban kendaraan, sehingga tekanan udara yang kurang dari standar pabrikan dapat menyebabkan struktur ban mengalami pelipatan berlebih. Kondisi ini memicu panas berlebih dan meningkatkan risiko pecah ban, terutama ketika melaju di jalan rusak atau menghantam lubang.

Dampak Tekanan Ban Kurang dan Manfaat Penambahan PSI

Tekanan ban yang tidak memadai meningkatkan risiko kerusakan struktural ban akibat panas berlebih dan pelenturan dinding ban yang ekstrem. Situasi ini diperparah saat kendaraan membawa beban penuh atau melaju di kecepatan tinggi. Fisa Rizqiano menjelaskan, dengan menambah 2-3 psi tekanan ban, kondisi akan lebih aman.

Advertisement

“Penyetiran akan lebih akurat dan kondisi mobil lebih stabil, apalagi saat penuh penumpang. Mungkin akan terasa sedikit keras,” ujar Fisa. Manfaat ini sangat vital untuk menjaga stabilitas kendaraan dan akurasi kemudi, yang berkontribusi pada perjalanan mudik yang lebih aman.

Langkah Antisipasi untuk Perjalanan Mudik Aman

Sebagai langkah antisipasi, pengemudi disarankan untuk rutin mengecek tekanan ban sebelum berangkat. Penyesuaian tekanan ban dengan beban kendaraan juga harus dilakukan agar tetap dalam batas aman yang direkomendasikan. Dengan tekanan angin yang tepat, risiko pecah ban dapat ditekan, mobil lebih stabil dikendalikan, dan perjalanan mudik pun menjadi lebih aman serta nyaman hingga tiba di tujuan.

Informasi lengkap mengenai tips pencegahan ban pecah saat mudik ini disampaikan melalui pernyataan resmi Fisa Rizqiano, Deputy Head OE Sales Bridgestone, kepada Kompas.com.

Advertisement