Edukasi

Jelaskan Upaya Anda: Guru Perlu Pahami Strategi Mempelajari Target Perilaku di Platform Merdeka Mengajar

Advertisement

Pengisian lembar Pelaksanaan Kinerja di Platform Merdeka Mengajar (PMM) menjadi tahapan krusial bagi para guru dalam merefleksikan dan mengevaluasi profesionalisme mereka. Pada fase ini, setiap guru diwajibkan untuk menjelaskan langkah-langkah konkret yang akan ditempuh guna mempelajari target perilaku yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses ini bukan sekadar administrasi, melainkan fondasi penting untuk peningkatan kualitas pembelajaran berkelanjutan.

Konteks Pelaksanaan Kinerja dan Target Perilaku di PMM

Proses pengisian lembar Pelaksanaan Kinerja ini memiliki keterkaitan erat dengan tahap Observasi PMM, di mana guru dan kepala sekolah berkolaborasi menjadwalkan serta menindaklanjuti praktik kinerja di dalam kelas. Target perilaku yang telah ditentukan menjadi acuan utama, merefleksikan sikap dan kebiasaan profesional yang diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh para pengajar.

Bagian ini dinilai sangat penting dalam evaluasi kinerja karena menjadi dasar untuk mengukur sejauh mana kesiapan guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Pertanyaan mengenai upaya mempelajari target perilaku ini menjadi inti dari komitmen pengembangan diri seorang pendidik.

Strategi Utama Guru dalam Mempelajari Target Perilaku

Untuk menjawab pertanyaan mengenai upaya mempelajari target perilaku, guru disarankan memulai dengan memahami kembali indikator perilaku yang telah dipilih berdasarkan hasil observasi praktik kinerja. Pemahaman ini krusial karena target perilaku bukan hanya poin administratif, melainkan arah pengembangan profesional yang harus diterapkan secara konsisten dalam pembelajaran.

Beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan meliputi:

Advertisement

  • Menelaah kembali makna dan indikator target perilaku secara spesifik.
  • Mengaitkannya dengan kebiasaan mengajar yang selama ini telah dilakukan.
  • Mengidentifikasi situasi kelas yang paling membutuhkan perubahan perilaku.
  • Menerapkannya secara sadar dalam setiap pertemuan pembelajaran.
  • Melakukan refleksi rutin untuk menilai konsistensi dan dampaknya terhadap siswa.

Melalui pendekatan komprehensif ini, diharapkan target perilaku tidak hanya dipahami secara teoretis, tetapi benar-benar terintegrasi sebagai bagian dari praktik profesional guru.

Enam Pendekatan Alternatif Guru untuk Menguasai Target Perilaku

Selain strategi utama, terdapat enam jawaban alternatif yang dapat dijadikan referensi bagi guru dalam menyusun upaya mempelajari target perilaku:

  1. Evaluasi Diri dan Jurnal Refleksi. Guru dapat memulai dengan evaluasi diri yang jujur terhadap kebiasaan mengajar, mencatat perilaku yang sudah sesuai dan yang perlu diperbaiki. Langkah ini mencakup pembuatan jurnal refleksi setelah mengajar, mengamati respons siswa, menetapkan satu fokus perilaku setiap minggu, dan mengevaluasi konsistensi penerapan.
  2. Diskusi dan Kolaborasi. Mempelajari target perilaku melalui diskusi dan kolaborasi dengan rekan sejawat maupun kepala sekolah dapat memperkaya sudut pandang. Upaya ini meliputi berdiskusi tentang contoh konkret penerapan perilaku, mengamati praktik baik guru lain, meminta umpan balik secara berkala, dan menyesuaikan strategi sesuai karakter kelas.
  3. Praktik Bertahap dan Realistis. Pendekatan ini menekankan perubahan yang tidak drastis, melainkan dimulai dari tindakan kecil yang konsisten. Langkah-langkahnya mencakup menentukan satu situasi kelas untuk latihan perilaku, mencatat perkembangan setiap pertemuan, mengidentifikasi kendala yang muncul, dan melakukan penyesuaian strategi.
  4. Respon Siswa sebagai Indikator Keberhasilan. Guru dapat menjadikan respons siswa sebagai tolok ukur keberhasilan. Ini melibatkan pengamatan keterlibatan siswa setelah perubahan perilaku, mengadakan refleksi singkat bersama siswa, menilai efektivitas komunikasi, dan menyesuaikan pendekatan bila belum optimal.
  5. Integrasi dalam Perencanaan Pembelajaran. Mengintegrasikan target perilaku ke dalam perencanaan pembelajaran akan membuat penerapannya lebih terstruktur. Upaya ini meliputi penulisan target perilaku dalam modul ajar, penentuan indikator keberhasilan perilaku, penyusunan aktivitas yang mendukung perubahan, dan evaluasi penerapan pada akhir pembelajaran.
  6. Pengembangan Diri Jangka Menengah. Menjadikan target perilaku sebagai bagian dari rencana pengembangan diri jangka menengah, misalnya satu bulan. Langkah-langkahnya mencakup penetapan target waktu penerapan, pencatatan perkembangan secara berkala, perbandingan kondisi awal dan hasil setelah penerapan, serta refleksi dampaknya terhadap kualitas pembelajaran.

Penting untuk diingat bahwa artikel ini berfungsi sebagai referensi. Guru disarankan untuk menyesuaikan jawaban dengan pengalaman, target perilaku, dan konteks pembelajaran masing-masing di Platform Merdeka Mengajar.

Advertisement