Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti fenomena tawuran antar pemuda yang kerap terjadi menjelang dan sesudah sahur selama bulan suci Ramadan. Ia mengingatkan para orang tua untuk berperan aktif menjaga anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan kontraproduktif.
Imbauan Kapolri Terkait Tawuran Ramadan
Dalam Puncak Resepsi Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI) di Majalengka, Jawa Barat, pada Senin, 23 Februari 2026, Kapolri mengungkapkan kekhawatirannya. “Kalau saya lihat menjelang buka dan menjelang sahur ya atau paska sahur itu yang tradisi yang namanya kumpul-kumpul antar anak muda kemudian naik motor kemudian tawuran itu malah menjadi tren,” ujarnya.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya mengingatkan generasi muda bahwa Ramadan adalah bulan suci yang penuh berkah. Ia meminta agar tradisi kumpul-kumpul yang berujung tawuran dihindari.
Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk PUI, untuk menjadi “cooling system” atau pendingin suasana. “Kalau ada yang memprovokasi, ingatkan mereka bahwa saat ini kita ada di bulan Ramadan. Sehingga harapan saya seluruh keluarga besar PUI betul-betul bisa menjadi cooling system,” tegasnya.
Perubahan Paradigma Polri dalam Menangani Demonstrasi
Pada kesempatan yang sama, Kapolri turut menyinggung isu demonstrasi sebagai bentuk koreksi masyarakat terhadap pemerintah. Ia menyebutkan beberapa aksi menonjol di masa lalu, seperti “Agustus kelabu” dan “September gelap”, yang bisa saja terulang.
Kapolri menjelaskan bahwa Polri terus berbenah untuk melayani masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. “Karena kita juga menyadari bahwa masyarakat yang melaksanakan aksi demo adalah keluarga besar kita sehingga kemudian kita juga merubah paradigma yang tadinya menjaga kita ubah menjadi melayani dan dan kita melakukan pendekatan-pendekatan yang lebih preventif dialog,” paparnya.
Perubahan paradigma ini bertujuan agar Polri dapat lebih humanis dan dialogis dalam menghadapi aksi unjuk rasa, memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dengan tertib dan aman.
Informasi mengenai imbauan dan perubahan paradigma Polri ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara Puncak Resepsi Milad ke-108 PUI di Majalengka.
