Kasus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS yang menjadi sorotan publik telah memicu diskusi lebih luas. Masyarakat kini aktif mencari opsi beasiswa lain yang tidak mengharuskan penerimanya kembali ke negara asal dan memberikan kebebasan untuk berkarier di luar negeri.
Latar Belakang Kasus LPDP dan Kebutuhan Beasiswa Fleksibel
Polemik terkait kewajiban pengabdian bagi penerima beasiswa LPDP telah mendorong banyak calon mahasiswa untuk menelusuri program-program studi di luar negeri yang menawarkan fleksibilitas lebih. Kebutuhan akan beasiswa tanpa ikatan dinas menjadi prioritas bagi mereka yang ingin mengembangkan karier internasional.
Erasmus Mundus Joint Masters
Program beasiswa penuh ini diselenggarakan oleh konsorsium Uni Eropa (UE) dan ditujukan bagi warga negara non-UE yang ingin melanjutkan studi S2 di Eropa. Terdapat dua tipe beasiswa yang ditawarkan, yaitu program joint degree (satu gelar dari minimal dua universitas) dan multiple degree (dua gelar dari minimal dua universitas berbeda).
- Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah, tunjangan hidup, akomodasi perjalanan, dan visa.
- Pendaftaran biasanya dibuka antara bulan Oktober dan Januari untuk program yang dimulai pada tahun akademik berikutnya.
- Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi: https://erasmus-plus.ec.europa.eu/opportunities/opportunities-for-individuals/students/erasmus-mundus-joint-masters.
DAAD EPOS Jerman
Pemerintah Jerman menawarkan program pendanaan penuh ini bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, yang berminat melanjutkan studi di bidang pembangunan di Jerman. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi perjalanan, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan.
- Dalam kondisi tertentu, tersedia bantuan biaya sewa tempat tinggal dan tunjangan keluarga apabila terdapat anggota keluarga yang menemani selama masa studi.
- Informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman: https://www.daad-indonesia.org/en/find-funding/daad-scholarships-for-indonesia/.
Russian Government Scholarship
Pemerintah Rusia menyediakan program beasiswa penuh bagi pelajar internasional untuk menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 di Rusia. Program ini memiliki daya tarik karena tidak mewajibkan sertifikasi TOEFL atau IELTS dan tidak membatasi usia pendaftar.
- Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, akomodasi asrama, dan kelas persiapan bahasa Rusia selama satu tahun.
- Informasi lebih lengkap dapat diakses melalui akun Instagram resmi Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, @rusdomindo.
Stipendium Hungaricum Scholarship
Beasiswa untuk studi S1 hingga S3 di Hungaria ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Hungaria dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) Republik Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di Hungaria.
- Cakupan beasiswa terdiri dari biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, akomodasi asrama, dan asuransi kesehatan setiap tahun.
- Informasi lebih lanjut dapat diakses di laman: https://stipendiumhungaricum.hu/.
MAECI Scholarship Italia
Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia (MAECI) menawarkan beasiswa bagi mahasiswa asing. Program ini bertujuan untuk mendorong kerja sama di bidang budaya, ilmiah, dan teknologi, mendukung sistem ekonomi Italia di dunia, serta mempromosikan bahasa dan budaya Italia.
- Beasiswa ini mencakup studi S2 dan S3, beasiswa riset, serta pelatihan di lembaga pendidikan Italia yang diakui secara hukum.
- Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah (pada universitas tertentu), asuransi kesehatan, dan biaya hidup sebesar EUR 9.000 (sekitar Rp 178 juta) yang diangsur tiga kali selama masa studi.
- Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman: https://www.esteri.it/en/opportunita/borse-di-studio/per-cittadini-stranieri/borsestudio_stranieri/.
MEXT Japan
Beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan dinas. Setiap tahunnya, Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia membuka pendaftaran dan menyeleksi pelajar Indonesia yang berminat berkuliah di Jepang.
- Beasiswa yang ditawarkan beragam, di antaranya Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology, dan Professional Training College bagi lulusan SMA, serta Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang dan Teacher Training bagi guru.
- Informasi lebih lanjut dapat diakses di laman: https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch.html.
Global Korea Scholarship
Pemerintah Korea Selatan menawarkan beasiswa penuh ini bagi mahasiswa internasional untuk menempuh studi di kampus terkemuka di Korea Selatan, sekaligus meningkatkan kemahiran bahasa Korea dan pengalaman budaya. Bagi pelajar Indonesia, tersedia program riset, S2, dan S3.
- Program ini dirancang untuk mendukung pengembangan akademik dan kolaborasi penelitian antara Indonesia dan Korea Selatan.
- Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah, tunjangan bulanan, biaya kursus bahasa Korea, dan tiket pesawat pulang-pergi.
- Informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman: https://gksscholarship.com/gks-scholarship-2026-indonesia-global-korea-scholarship-indonesia/.
MOE Taiwan Scholarship
Kementerian Pendidikan Taiwan menawarkan beasiswa penuh untuk kuliah S1, S2, dan S3 di Taiwan. Program ini memberikan dukungan finansial yang signifikan bagi pelajar internasional.
- Cakupan beasiswa meliputi subsidi biaya kuliah sebesar NT$ 40.000 (sekitar Rp 21 juta) per semester dan tunjangan hidup bulanan hingga NT$ 20.000 (sekitar Rp 10,6 juta) setiap bulan.
- Informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman: https://taiwanscholarship.moe.gov.tw/.
Informasi lengkap mengenai delapan beasiswa luar negeri yang tidak mewajibkan penerimanya kembali ke negara asal ini dihimpun dari berbagai sumber terpercaya pada Selasa, 24 Februari 2026.
