Sebanyak 13 ekor gajah liar Sumatera mengamuk dan merusak rumah serta sepeda motor milik karyawan PT Arara Abadi di Siak, Riau. Insiden ini dipicu oleh seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank, menyebabkan kawanan gajah tersebut panik dan mengamuk.
Kronologi Amukan Kawanan Gajah
Peristiwa amukan gajah ini terjadi di mes karyawan PT Arara Abadi pada Minggu (22/2). Kawanan gajah yang biasanya tidak mengganggu warga, menunjukkan perilaku agresif setelah salah satu anaknya terjebak. Anak gajah yang diperkirakan berusia sekitar satu bulan itu tidak dapat keluar dari lubang septic tank.
Bupati Siak, Afni Zulkifli, menjelaskan bahwa amukan tersebut merupakan respons alami dari kawanan gajah yang kebingungan mencari cara menolong anaknya. ‘Jadi kawanannya ini menunggu anaknya di situ, ngamuk karena mungkin sudah bingung ya bagaimana cara menolong anaknya,’ terang Afni, dilansir detikSumut pada Senin (23/2/2026).
Proses Evakuasi dan Kondisi Pasca-Insiden
Proses evakuasi anak gajah yang terperosok dilakukan dengan menggunakan tambang. Setelah berhasil ditarik keluar dari lubang septic tank, anak gajah tersebut segera digiring kembali ke kelompoknya di dalam hutan. Sang induk gajah terlihat langsung mengelilingi anaknya setelah berhasil diselamatkan.
Amukan kawanan gajah berhenti setelah anak gajah berhasil dievakuasi dan kembali berkumpul dengan kelompoknya. Kerusakan yang ditimbulkan meliputi rumah dan sepeda motor milik karyawan PT Arara Abadi.
Informasi lengkap mengenai insiden ini disampaikan melalui pernyataan resmi Bupati Siak, Afni Zulkifli, yang dirilis pada Senin, 23 Februari 2026.
