Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar dua agenda besar pada Maret 2026 ini, yaitu program “THR” (Tebar Harapan Ramadhan) dan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan. Program THR akan mendistribusikan dua juta paket zakat fitrah di Velodrome, Jakarta Timur, pada 12 Maret 2026, sementara Nuzulul Qur’an akan berlangsung di Istana Negara pada 10 Maret 2026.
Program Tebar Harapan Ramadhan (THR)
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa program THR ini akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026. “Tanggal 12 Maret yang akan datang, kami akan melakukan Tebar Harapan Ramadhan ini, programnya THR,” ujar Abu Rokhmad dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).
Program ini menargetkan distribusi dua juta paket zakat fitrah untuk keluarga Indonesia dan akan disertai dengan acara buka puasa bersama lintas agama. “Nanti kami akan menargetkan distribusi 2 juta paket zakat fitrah untuk keluarga Indonesia dan buka puasa bersama lintas agama. Tempatnya di Velodrome Jakarta Timur,” tambah Abu.
Abu Rokhmad juga menyebutkan bahwa program THR merupakan hasil kerja sama antara Kemenag dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta lembaga filantropi Islam lainnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan
Selain program THR, Ditjen Bimas Islam juga akan menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, di Istana Negara Jakarta, sekitar pukul 19.30 WIB.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Profesor Dr. Quraish Shihab akan memberikan tausiah pada acara tersebut. “Nanti yang akan memberikan tausiah Profesor Dr. Quraish Shihab dan InsyaAllah nanti Pak Menteri Agama, Pak Presiden dan juga Wakil Presiden bersama dengan tamu-tamu undangan yang lain kedutaan besar kementerian dan lembaga juga diundang pada saat peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan,” jelas Abu.
Abu Rokhmad menyampaikan bahwa agenda Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan ini bertujuan untuk meneguhkan kecintaan pada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup melalui refleksi dan tausiah. Ia berharap momentum ini dapat mengingatkan umat Islam untuk membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an demi kebaikan bangsa dan negara. “Peringatan ini diharapkan memperkuat iman, akhlak, dan persatuan dengan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Informasi lengkap mengenai kedua agenda ini disampaikan melalui pernyataan resmi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, yang dirilis pada Senin, 9 Maret 2026.
