Finansial

Kemenaker Gelar Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Sasar Lulusan SMA dengan Uang Saku dan Asrama

Advertisement

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) resmi menggelar Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 yang menargetkan lulusan SMA dan sederajat di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi kerja yang relevan, sekaligus menawarkan uang saku harian dan fasilitas asrama bagi pendaftar dari luar kota.

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kerja, disiplin, dan sikap para lulusan SMA. Program ini menerapkan konsep link and match antara kurikulum pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Kemenaker, Jakarta, pada Jumat (27/2/2026).

Target Peserta dan Data Ketenagakerjaan

Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat bahwa jumlah lulusan SMA dan SMK pada periode 2024–2025 mencapai 3,28 juta orang. Lulusan SMA sendiri tercatat sekitar 20 persen atau 31,05 juta dari total 148 juta pekerja nasional.

“Dan untuk itu diharapkan para lulusan SMA dan SMK yang sudah lulus dalam 3 tahun terakhir ya Pak Menaker, itu bisa untuk mengikuti pelatihan ini,” ujar Airlangga, mengajak para lulusan untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Fasilitas dan Bidang Pelatihan

Lulusan SMA yang berminat dapat mendaftar melalui situs resmi skillhub.kemnaker.go.id. Peserta akan memperoleh pelatihan keterampilan, bantuan transportasi, iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, serta sertifikat kompetensi.

Advertisement

Airlangga menambahkan, “Pada pelatihan tertentu juga disediakan asrama bagi mereka yang mendaftar di luar kota, dari berbeda kota dibanding tempat pelatihan tersebut.” Bidang pelatihan yang tersedia sangat beragam, meliputi komunikasi, teknologi informasi, pariwisata, bisnis manajemen, fashion, otomotif, housekeeping, kelistrikan, konstruksi, dan berbagai bidang lainnya.

Kuota dan Durasi Pelatihan

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa angkatan pertama program ini akan dibuka untuk 20.000 peserta. Pemerintah telah menyiapkan tiga gelombang pelatihan yang akan dilaksanakan di 33 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas.

Durasi pelatihan bervariasi, mulai dari dua minggu, satu bulan, dua bulan, hingga tiga bulan, tergantung pada jenis keterampilan yang dipilih. “Uang sakunya 20 ribu per hari. Ya, itu untuk membantu mereka yang mengikuti pelatihan,” jelas Yassierli mengenai dukungan finansial bagi peserta.

Informasi lengkap mengenai Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Ketenagakerjaan yang dirilis pada Jumat, 27 Februari 2026.

Advertisement