Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis jadwal lengkap simulasi dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP tahun 2026. Simulasi TKA jenjang SMP telah berlangsung sejak 23 Februari dan akan berakhir pada 1 Maret 2026, sementara simulasi untuk jenjang SD dijadwalkan pada 2 hingga 8 Maret 2026. Asesmen nasional ini dirancang untuk memetakan kemampuan akademik murid secara objektif, bukan sebagai penentu kelulusan.
Jadwal Lengkap Simulasi dan Pelaksanaan TKA 2026
Dikutip dari keterangan tertulis Kemendikdasmen pada Selasa (24/2/2026), simulasi TKA untuk jenjang SMP telah dimulai pada 23 Februari dan akan berlangsung hingga 1 Maret 2026. Sementara itu, simulasi TKA bagi jenjang SD akan dilaksanakan pada 2 sampai dengan 8 Maret 2026.
Selain simulasi di sekolah, Kemendikdasmen juga mendorong siswa, guru, dan sekolah untuk memanfaatkan sarana pembelajaran daring. Platform “Ayo Coba TKA” dan “Ruang Murid” pada platform Rumah Pendidikan menyediakan contoh soal serta materi pendukung TKA sesuai jenjang. Link “Ayo Coba TKA” dapat diakses melalui https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka, sedangkan “Rumah Pendidikan” tersedia di https://rumah.pendidikan.go.id/.
Adapun tahapan pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan kegiatan gladi bersih pada 9-17 Maret 2026.
Pelaksanaan TKA utama untuk jenjang SMP dijadwalkan pada 6-16 April 2026, sedangkan untuk jenjang SD akan dilaksanakan pada 20-30 April 2026. Bagi peserta yang berhalangan, Kemendikdasmen menyediakan pelaksanaan susulan pada 11-17 Mei 2026.
Proses pengolahan dan pengumuman hasil TKA juga telah ditetapkan. Pengolahan hasil akan dilakukan pada 18-23 Mei 2026, dan hasil TKA akan diumumkan secara nasional pada 24 Mei 2026.
TKA Bukan Syarat Kelulusan, Fokus pada Pemetaan Mutu Pendidikan
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menjelaskan bahwa TKA merupakan asesmen nasional yang dirancang untuk memetakan kemampuan akademik murid secara objektif dan terstandar. Ia menegaskan bahwa TKA bukan sebagai syarat kelulusan.
“TKA tidak dimaksudkan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai sarana untuk memperoleh potret kemampuan akademik murid secara adil dan obyektif. Hasilnya dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki proses pembelajaran,” kata Toni, dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (15/1/2026).
Toni menambahkan, TKA dirancang untuk mengukur kesiapan siswa dalam melanjutkan pembelajaran ke jenjang berikutnya. Asesmen ini sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pemetaan kemampuan murid secara nasional.
“Data TKA membantu kami memahami kondisi riil pembelajaran di lapangan. Dengan demikian, intervensi pendidikan yang dirancang dapat lebih tepat sasaran dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan murid dan satuan pendidikan,” jelas Toni.
Informasi lengkap mengenai jadwal dan tujuan Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dirilis pada Selasa, 24 Februari 2026.
