Edukasi

Kendalikan Pengeluaran: Mahasiswa IPB Jelaskan Cara Hemat Biaya Hidup di Bogor hingga Rp 950 Ribu

Advertisement

Kawasan Jabodetabek kerap diasumsikan memiliki biaya hidup yang tinggi, memicu kekhawatiran bagi calon mahasiswa yang berencana menempuh pendidikan di wilayah ini, termasuk Bogor. Namun, kekhawatiran tersebut dapat diredam dengan pengelolaan keuangan yang tepat, memungkinkan pengeluaran bulanan tetap terjangkau.

Hafizh Purnama Putra, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan IPB University angkatan 59 (2022), membagikan pengalamannya mengenai gambaran biaya hidup di Bogor. Ia menyebut kebutuhan hidup mahasiswa berkisar antara Rp 950 ribu hingga Rp 1,5 juta per bulan, sangat bergantung pada gaya hidup dan pilihan tempat tinggal. Hafizh sendiri mengaku rata-rata kebutuhan bulanannya sekitar Rp 950.000.

Rincian Pengeluaran dan Pilihan Akomodasi

Hafizh merinci pengeluarannya per bulan, yang meliputi biaya makan Rp 750 ribu, kuota internet Rp 100 ribu, dan lain-lain Rp 100 ribu. Rincian ini ia sampaikan, dilansir dari laman IPB University pada Kamis (26/2/2026).

Untuk tempat tinggal, Hafizh beruntung dapat menekan biaya secara signifikan. Selama hampir tiga tahun, ia tinggal di hunian beasiswa Rumah Sigap Armada dengan hanya membayar uang kas Rp 100.000 per bulan, yang sudah termasuk listrik, air, dan Wi-Fi.

Bagi mahasiswa lain, terdapat berbagai pilihan akomodasi di sekitar IPB:

  • Kos Standar: Kisaran biaya kos di sekitar IPB adalah Rp 500 ribu hingga Rp 850 ribu per bulan.
  • Asrama Mahasiswa: Selain Rumah Sigap Armada, tersedia Asrama Pondok Inspirasi, Rumah Quran, Asrama Global Leadership, Asrama Minang, dan Rumah Inisiatif.
  • Asrama Kelolaan IPB University (UPAMI):
    • Asrama Mahasiswa PKU (Tingkat 1): Berlokasi di Kampus Dramaga dengan biaya Rp 2.000.000 per tahun, diperuntukkan bagi mahasiswa tahun pertama, terutama penerima beasiswa KIP Kuliah dan jalur afirmasi.
    • Leadership Dormitory (Tingkat 2 ke atas): Terdiri atas Asrama Kepemimpinan Putra (Rp 2.000.000 per tahun) dan Asrama Kepemimpinan Putri (Rp 1.600.000 per tahun). Seleksi dilakukan berbasis prestasi dan potensi kepemimpinan.
    • Asrama Luar Dramaga: Seperti Felicia, Ekasari, dan Sukasari, menawarkan biaya rata-rata Rp 150.000 per bulan sebagai alternatif hunian di luar kampus utama.

Strategi Efektif Menekan Pengeluaran

Dari sisi konsumsi, Hafizh memperkirakan biaya makan harian berkisar Rp 25.000 hingga Rp 35.000. Jika diakumulasikan, kebutuhan makan bulanan bisa mencapai Rp 750.000 hingga Rp 1 juta. Untuk transportasi, ia mengandalkan sepeda motor dengan pengeluaran bensin sekitar Rp 30.000 per minggu atau Rp 120.000 per bulan. Mahasiswa tanpa kendaraan dapat memanfaatkan bus kampus secara gratis untuk lebih berhemat.

Selain kebutuhan pokok, terdapat pula pengeluaran tambahan seperti nongkrong, uang kas organisasi, serta belanja kebutuhan kecil secara daring, yang menurut Hafizh bisa mencapai Rp 200 ribu sebulan.

Advertisement

Tips Mengelola Konsumsi dan Transportasi

Hafizh membagikan sejumlah strategi untuk menekan pengeluaran. Ia menyarankan mahasiswa yang tinggal di kos dengan fasilitas dapur agar memasak sendiri dan membeli kebutuhan bulanan sekaligus di swalayan. “Beli juga mi sekardus, buat ganjel lapar mendadak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya cermat memilih makanan. “Harus pandai juga nyari makanan berat under Rp15 ribu. Kalau misalnya di atas Rp15 ribu berarti harus ngorbanin jatah makan setelahnya dengan mencari yang lebih murah,” tuturnya.

Peluang Penghasilan Tambahan

Selain berhemat, mahasiswa dapat mencari pekerjaan sampingan sesuai bakat, seperti menjadi MC, moderator, pembicara, atau content creator. Mengikuti kegiatan yang menyediakan konsumsi juga bisa menjadi cara menghemat anggaran makan harian.

Dengan perencanaan yang matang dan gaya hidup sederhana, biaya hidup mahasiswa di Bogor dinilai tetap bisa dikendalikan tanpa harus overthinking.

Informasi lengkap mengenai gambaran biaya hidup mahasiswa di Bogor ini disampaikan melalui pernyataan resmi IPB University yang dirilis pada Kamis, 26 Februari 2026.

Advertisement