Dua bocah kakak beradik, Padli (9) dan Alif (7), mengalami insiden mengerikan setelah diserang kawanan anjing liar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Keduanya kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka parah yang diderita.
Detail Peristiwa Penyerangan
Insiden tragis ini terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, pada Kamis (19/2) sekitar pukul 10.00 Wita. Kedua bocah tersebut awalnya sedang mencari ikan di areal persawahan yang berdekatan dengan pemukiman warga.
Kepala Desa Banua Baru, M Taufik, menjelaskan bahwa Padli dan Alif diserang saat berada di saluran air sawah. “Itu anak pergi tangkap ikan di saluran air sawah, di situlah digigit (anjing),” ungkap Taufik pada Kamis (19/2).
Kesaksian dan Penyelamatan Warga
Menurut M Taufik, kawanan anjing liar yang menyerang korban berjumlah sekitar enam ekor. Beruntung, seorang petani yang melintas di lokasi kejadian segera bertindak untuk mengusir anjing-anjing tersebut.
“Kebetulan ada petani lewat langsung diusir itu anjing. Bayangkan, itu orang yang tolong sempat dikira bangkai itu yang dikeroyok, ditarik-tarik anjing, ternyata anak kecil,” papar Taufik, menggambarkan betapa parahnya situasi saat itu.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Akibat serangan brutal tersebut, Padli dan Alif mengalami luka-luka yang cukup parah. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Adik kakak kasihan, lumayan parah lukanya akibat gigitan anjing. Sudah dibawa ke rumah sakit,” tutur Taufik, menegaskan kondisi serius yang dialami kedua bocah tersebut.
Informasi lengkap mengenai insiden ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kepala Desa Banua Baru, M Taufik, yang dirilis pada Kamis (19/2) dan dilaporkan oleh detikSulsel.
