Berita

Ramadan 2026: Empat Pilihan Doa Buka Puasa Lengkap dengan Artinya, Dirujuk dari NU Online

Advertisement

Umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut ibadah puasa Ramadan 2026. Kewajiban berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari ini diakhiri dengan momen berbuka puasa yang sangat dianjurkan untuk disegerakan. Setelah waktu Maghrib tiba, membaca doa buka puasa menjadi salah satu sunah yang diamalkan.

Mengutip dari laman resmi NU Online, terdapat empat pilihan lafal doa berbuka puasa Ramadan yang dapat diamalkan. Pilihan doa ini bersumber dari berbagai riwayat sahabat Nabi Muhammad SAW dan penjelasan ulama terkemuka.

Anjuran Berbuka Puasa dan Doa Sesuai Sunah

Berbuka puasa merupakan momen yang dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk segera berbuka setelah masuk waktu Maghrib. Selain itu, membaca doa saat berbuka puasa juga merupakan amalan yang memiliki keutamaan.

Doa-doa ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT, tetapi juga permohonan agar ibadah puasa diterima dan pahala ditetapkan.

Empat Pilihan Doa Buka Puasa Ramadan

Berikut adalah empat pilihan lafal doa buka puasa Ramadan yang dirujuk dari NU Online, lengkap dengan tulisan Arab, transliterasi, dan artinya:

1. Doa Riwayat Sahabat Mu’adz bin Zuhrah

Lafal doa ini merupakan salah satu yang paling umum diamalkan dan diriwayatkan oleh sahabat Mu’adz bin Zuhrah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu

Artinya: Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka.

2. Doa Riwayat Sahabat Abdullah bin ‘Umar

Doa ini diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin ‘Umar dan sering dibaca setelah doa pertama, khususnya saat berbuka dengan air:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah

Advertisement

Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaAllah.

3. Penjelasan dalam Kitab I’anah at-Thalibin

Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin juz 2 halaman 279, menjelaskan ketentuan mengenai doa berbuka puasa. Beliau menekankan bahwa lafal doa riwayat Mu’adz bin Zuhrah adalah yang utama. Sementara itu, lafal doa riwayat Abdullah bin ‘Umar disunahkan untuk ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan air.

Berikut penjelasan beliau:

وَيُسَنُّ أَنْ يَقُوْلَ عَقِبَ الْفِطْرِ: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَيَزِيْدُ – مَنْ أَفْطَرَ بِالْمَاءِ -: ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى.

Artinya: Disunahkan membaca doa setelah selesai berbuka ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftharthu‘ dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: ‘Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah‘.

4. Doa Lengkap dari Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna

Dalam kitab Hasyiyah Iqna, Sulaiman Bujairimi juga menjelaskan lafal doa berbuka puasa yang lebih lengkap, menggabungkan beberapa unsur doa dan permohonan:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika ‘alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi’al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu

Artinya: Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.

Informasi mengenai berbagai lafal doa berbuka puasa ini dirujuk dari NU Online, yang mengutip dari berbagai riwayat dan kitab ulama terkemuka.

Advertisement