Kepolisian berhasil menangkap Toto Rusdianto alias Billy, pelaku pencurian uang Rp 700 ribu milik Atnah (65), seorang penjual nasi uduk di Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi. Pelaku diamankan pada Jumat, 20 Februari 2026, setelah melancarkan aksinya pada Selasa, 17 Februari 2026.
Kronologi Pencurian Uang Nenek Atnah
Pencurian itu terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 07.30 WIB, di tempat nenek Atnah berjualan di kawasan Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi. Saat itu, seorang pria yang belakangan diketahui sebagai Toto Rusdianto, berpura-pura membeli empat bungkus nasi uduk.
Nenek Atnah langsung memenuhi pesanan tersebut. Ketika korban sibuk menyiapkan dagangannya, pelaku mengambil semua uang nenek Atnah yang disimpan di kaleng biskuit. “Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” ujar Atnah.
Akibat kejadian ini, nenek Atnah kehilangan uang sebesar Rp 700 ribu yang merupakan modal dan keuntungannya. “Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” keluhnya.
Nenek Atnah diketahui mencari penghasilan seorang diri dengan menjual nasi uduk dan lontong sayur. Ia memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari di rumahnya di RT 04 RW 03, Kelurahan Jatiwarna, kemudian berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi berjualan sekitar pukul 05.00 WIB.
Penangkapan Pelaku dan Proses Hukum
Tim Resmob Polda Metro Jaya bergerak cepat menyelidiki kasus ini dan berhasil mengamankan pelaku. “Tim berhasil mengamankan 1 orang pelaku atas nama Toto Rusdianto alias Billy. Peran eksekutor atau pelaku tunggal,” kata Kanit V Resmob Polda Metro Jaya AKP Arief Ryzki Wicaksana saat dihubungi pada Senin, 23 Februari 2026.
Pelaku ditangkap pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 05.40 WIB, di Jalan Kramat Utara, Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku.
Selanjutnya, tersangka dibawa ke Subdit 3 Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya guna proses penyidikan lebih lanjut.
Perhatian dari Wali Kota Bekasi
Kasus pencurian yang menimpa nenek Atnah ini sempat menarik perhatian publik, termasuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Tri Adhianto mendatangi nenek Atnah pada Kamis, 19 Februari 2026, untuk mendengarkan langsung cerita dan keluhan korban.
Informasi lengkap mengenai penangkapan pelaku dan kronologi pencurian ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kanit V Resmob Polda Metro Jaya AKP Arief Ryzki Wicaksana pada Senin, 23 Februari 2026.
