Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melaksanakan Kunjungan Kerja Masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan ini bertujuan meninjau layanan sosial, berdialog dengan pemerintah daerah dan lembaga kesejahteraan sosial, menyerap aspirasi masyarakat, serta mengawasi penyaluran bantuan sosial.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan upaya peningkatan fungsi dewan, khususnya dalam pengawasan pelaksanaan program kesejahteraan sosial di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Marwan di sela-sela kunjungan kerja yang berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026.
Pengawasan Program Kesejahteraan Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Marwan Dasopang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Batam dan Persekutuan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Kristen Kota Batam. Apresiasi diberikan atas komitmen mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, meskipun kunjungan kerja bertepatan dengan hari libur.
Komisi VIII DPR RI turut mendalami beberapa hal terkait LKS. Hal-hal tersebut meliputi latar belakang dan sejarah terbentuknya LKS, program utama yang dijalankan, capaian kinerja, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pemantauan Penyaluran Bantuan Sosial
Rangkaian kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI juga memantau penyaluran bantuan sosial senilai total Rp75.406.150.000 bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. Bantuan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Khusus di Kota Batam, total bantuan sosial PKH dan sembako yang telah disalurkan mencapai Rp34.090.600.000. Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (RSTSKPO) Kementerian Sosial, Rachmat Koesnadi, menegaskan bahwa Kementerian Sosial terus memperkuat program rehabilitasi sosial dan perlindungan bagi kelompok rentan.
Selain bantuan sosial reguler, pemerintah melalui Kementerian Sosial juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan lainnya. Perhatian tersebut diwujudkan melalui bantuan bagi lanjut usia serta jaminan perlindungan bagi sekitar 14 ribu pekerja rentan, seperti pengemudi kapal pancung, pengemudi ojek online, dan penarik becak.
Sinergi Lintas Sektor dalam Kunjungan Kerja
Kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI mengusung tema pembangunan di bidang agama, sosial, pemberdayaan perempuan dan anak, serta penanggulangan bencana. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Kehadiran perwakilan lembaga-lembaga tersebut bertujuan memperkuat sinergi program sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Sejumlah Anggota Komisi VIII DPR RI dari berbagai fraksi dan daerah pemilihan turut mendampingi Marwan Dasopang dalam kunjungan kerja ini, antara lain H. Ansari, H. Muhammad Abdul Azis Sefudin, I Ketut Kariyasa Adyana, Matindas J. Rumambi, Hasan Basri Agus, H. Aprozi Alam, Endro Hermono, Lale Syifaun Nufus, Satori, Maman Imanul Haq, Mohd. Iqbal Romzi, serta Zulfikar Achmad.
Informasi lengkap mengenai kunjungan kerja ini disampaikan melalui keterangan resmi Komisi VIII DPR RI yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.
