Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, dilaporkan melontarkan ejekan kepada wasit saat timnya bertandang ke markas Valencia dalam lanjutan Liga Spanyol pada Senin (9/2). Meski Los Blancos berhasil mengamankan kemenangan 2-0, Mbappe tampak tidak puas dengan kepemimpinan pengadil lapangan sepanjang laga.
Kronologi Insiden di Lorong Pemain
Ketegangan antara Mbappe dan wasit bermula saat jeda antarbabak ketika para pemain menuju ruang ganti. Berdasarkan laporan Tribuna, kamera menangkap momen saat pemain asal Prancis tersebut meluapkan kekesalannya di lorong stadion karena merasa banyak keputusan yang merugikan timnya.
“Anda menyuruh saya bicara di dalam, tapi Anda sama sekali tidak melihat saya,” ujar Mbappe dengan nada geram kepada wasit. Ketegangan tersebut terus berlanjut hingga ia berbincang dengan rekan setimnya, Eduardo Camavinga, menggunakan bahasa Prancis.
Sebutan ‘Badut’ dan Potensi Sanksi
Dalam percakapan dengan Camavinga, Mbappe secara eksplisit melontarkan kata-kata kasar yang ditujukan kepada wasit. Ia menyebut sang pengadil dengan istilah yang cukup merendahkan dalam bahasa ibu mereka.
“Wasit badut,” ucap Mbappe dalam percakapan tersebut. Padahal, dalam pertandingan itu Mbappe memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak gol pada masa injury time babak kedua untuk mengunci kemenangan Real Madrid.
Respons Otoritas LaLiga
Hingga saat ini, otoritas LaLiga maupun komite disiplin belum memberikan pernyataan resmi terkait tindakan Mbappe. Belum dapat dipastikan apakah pemain bintang tersebut akan dijatuhi sanksi atau sekadar peringatan atas perilaku tidak sportifnya di area lorong pemain.
Informasi lengkap mengenai insiden ini dihimpun berdasarkan rekaman kamera pertandingan dan laporan media olahraga internasional yang dirilis pada Kamis (12/2).
