Laporan Keuangan Q1 FY26: Penjualan iPhone Apple Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Capai Rp 1.430 Triliun
Apple mencatatkan sejarah baru dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026. Perusahaan teknologi raksasa yang dipimpin oleh Tim Cook ini berhasil meraih rekor pendapatan tertinggi sepanjang masa dari penjualan lini iPhone, mencapai angka fantastis 85,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.430 triliun. Pencapaian ini menandai kenaikan signifikan sebesar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Rekor Penjualan iPhone Sepanjang Masa
Pendapatan dari penjualan iPhone pada tiga bulan terakhir, yakni Oktober hingga Desember 2025, secara resmi memecahkan rekor sebelumnya sebesar 71,6 miliar dollar AS yang tercatat pada kuartal pertama tahun 2022. Angka 85,2 miliar dollar AS tersebut jauh melampaui 69,1 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.159 triliun) yang dibukukan pada periode yang sama tahun lalu. Rekor ini juga menjadi titik balik setelah tren penjualan iPhone yang cenderung stagnan dalam empat tahun terakhir.
iPhone 17 Series Jadi Pendorong Utama
Meskipun Apple tidak merinci jumlah unit iPhone yang terjual, CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan bahwa seri iPhone 17 menjadi penopang utama rekor penjualan di Q1 FY26. “Permintaan iPhone di Q1 FY26 cukup mengejutkan dan di luar ekspektasi perusahaan,” kata Cook dalam pernyataan resminya.
Cook menambahkan, “Bisa dibilang, ini (iPhone 17 Series) merupakan keluarga iPhone paling laris dan populer yang pernah ada dari seri iPhone lainnya.” Ia juga menyebutkan bahwa tingginya permintaan iPhone 17 Series membuat perusahaan kini berada dalam kondisi “supply chase mode”, di mana Apple harus terus berupaya mengejar stok dan pasokan komponen untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Pertumbuhan Penjualan Global
Pertumbuhan penjualan iPhone tidak hanya terkonsentrasi pada satu wilayah. Tim Cook mengonfirmasi bahwa kenaikan signifikan tercatat di berbagai pasar global, termasuk China, Eropa, kawasan Amerika, Jepang, dan India. Bahkan, India disebut mencetak rekor penjualan kuartalan iPhone tertinggi sepanjang sejarah Apple di negara tersebut.
Kinerja Bisnis Apple Secara Keseluruhan
Secara keseluruhan, Apple mencatatkan pendapatan total sebesar 143,8 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.412 triliun) pada kuartal pertama tahun fiskal 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang kala itu mencapai 124,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 2.085 triliun).
iPhone menjadi kontributor terbesar dengan porsi pendapatan 85,2 miliar dollar AS. Di bawah iPhone, segmen layanan Apple (Services) menyumbang 30 miliar dollar AS (sekitar Rp 503 triliun). Kemudian, kategori Wearables, Home and Accessories mencatatkan 11,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 192 triliun), diikuti oleh iPad dengan 8,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 144,3 triliun). Bisnis Mac menyumbang pendapatan terendah dengan 8,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 139 triliun).
Informasi lengkap mengenai laporan keuangan dan kinerja penjualan Apple ini disampaikan melalui pernyataan resmi perusahaan yang dirilis pada Jumat, 30 Januari 2026, dan dirangkum dari Apple.com.