Murid-murid Leadership-English Institute (LEIT) menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris mereka dengan percaya diri melalui aktivitas menyanyi dan menari di panggung National Charity Showcase IFBC Expo 2026 pada Minggu, 15 Februari 2026. Acara tersebut berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan, menarik perhatian pengunjung dengan beragam penampilan.
Aktivitas Inovatif di Panggung Nasional
Dalam ajang tersebut, para siswa LEIT tidak hanya menyanyi dan menari, tetapi juga berpidato dan menampilkan aksi sulap di hadapan para pengunjung. Penampilan ini menjadi bukti bahwa kompetisi bahasa Inggris dapat dikemas dalam bentuk yang lebih dinamis dan kreatif, tidak melulu terbatas pada storytelling atau debat.
LEIT sendiri merupakan lembaga kursus bahasa Inggris yang telah berdiri selama 20 tahun. Lembaga ini dikenal dengan pendekatannya yang berbasis kepemimpinan, mengintegrasikan pembelajaran bahasa dengan pengembangan karakter.
Integrasi Bahasa Inggris dan Nilai Kepemimpinan
Yuly, S.S., M.Pd, founder LEIT, menjelaskan bahwa pembelajaran di lembaganya tidak hanya fokus pada penguasaan bahasa. “Mereka bukan hanya belajar bahasa Inggris tetapi mereka juga belajar nilai-nilai kepemimpinan. Ada lima nilai yaitu integrity, compassion, intelligence, self confidence, dan determination,” ujar Yuly.
Kualitas pengajar menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri siswa. Yuly menambahkan, “Jadi kami ada monitoring yang secara konsisten menjaga kualitas guru.” Jika guru yang direkrut dalam enam bulan dinilai kurang bagus, LEIT akan meminta mereka untuk mengikuti pelatihan ulang.
Dukungan Orang Tua dan Aksi Sosial
Dukungan terhadap metode pembelajaran LEIT juga datang dari orang tua siswa. Salah satu ayah dari peserta didik menyampaikan testimoninya, “Saya lihat sih lesnya lumayan profesional ya. Menurut saya les Inggris itu penting supaya anak ke depannya bisa bersaing.”
Pada kesempatan yang sama, LEIT juga melakukan penyerahan donasi untuk anak-anak Indonesia melalui organisasi Save The Children. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen LEIT untuk menggabungkan pendidikan dengan aksi nyata. Menurut Yuly, kegiatan berdonasi ini sekaligus mengajarkan para murid nilai empati, sejalan dengan pilar integrity dan compassion yang diajarkan di LEIT.
Informasi lengkap mengenai program dan kegiatan Leadership-English Institute (LEIT) disampaikan melalui pernyataan resmi lembaga tersebut.
