Rianti Cartwright menghabiskan waktu selama 16 hari di Korea Selatan bersama suaminya, Cassanova Alfonso, dan putrinya, Cara Rose Kanaya Nainggolan. Perjalanan tersebut dilakukan dalam rangka momen pergantian tahun sekaligus memenuhi permintaan sang buah hati.
Rianti mengaku sempat terkejut dengan suhu udara ekstrem di Negeri Ginseng tersebut. “Dingin! Aku sebagai gadis Bandung ternyata kedinginan banget, tapi seru-seru banget,” ujar Rianti saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Permintaan Sang Buah Hati
Salah satu agenda utama dalam perjalanan tersebut adalah mengenakan pakaian tradisional Korea, Hanbok. Rianti menjelaskan bahwa aktivitas tersebut merupakan permintaan khusus dari putrinya yang ingin tampil bak putri kerajaan.
“Pakai Hanbok. Seru banget, pertama kali pas winter. Dan dingin, dingin banget, tapi itu adalah request anakku. Jadi dia pengin jadi princess Korea katanya,” ungkap bintang film Ayat-ayat Cinta tersebut.
Ia menambahkan bahwa penampilan putrinya terlihat menggemaskan dengan kostum tersebut. “Lucu banget kan soalnya kostumnya kan itu baju tradisional Korea, Hanbok, terus ada kayak bulu putihnya gitu di atas, jadi gemas, gemas banget. Yeah, it was so fun,” lanjutnya.
Pengalaman Musim Dingin Pertama
Rianti memilih Korea Selatan sebagai destinasi liburan karena ingin merasakan sensasi musim dingin secara langsung. Meskipun terbiasa dengan udara Bandung, ia mengakui suhu di Korea jauh lebih rendah dari perkiraannya.
“Karena aku belum pernah merasakan winter di Korea, ternyata benar dingin banget,” tuturnya.
Memasuki tahun 2026, Rianti mengungkapkan harapannya untuk tetap sehat dan bahagia. Ia juga berkomitmen untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik bagi keluarga dan lingkungannya.
“Harapannya sama seperti tahun lalu sih, terus bahagia, sehat, bisa jadi bermanfaat, mencoba menjadi ibu yang baik, istri yang baik, teman yang baik, anak yang baik. Itu saja,” pungkas Rianti.
Pernyataan mengenai pengalaman liburan dan harapan tahun baru tersebut disampaikan Rianti Cartwright dalam sesi wawancara di Jakarta.
