Edukasi

LPDP Tanggapi Isu Alumni Sulit Dapat Kerja, Ungkap Strategi Penyerapan dan Prioritas Jurusan Baru

Advertisement

Isu mengenai sulitnya penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mendapatkan pekerjaan setelah kembali ke Indonesia menjadi perbincangan hangat di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama LPDP Sudarto menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memperbaiki strategi agar para alumni dapat terserap oleh industri tenaga kerja usai menyelesaikan studi mereka.

Strategi LPDP Tingkatkan Penyerapan Alumni

Direktur Utama LPDP, Sudarto, dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (25/2/2026), menjelaskan bahwa LPDP kini berupaya fokus pada dampak (impact) alih-alih hanya berperan sebagai layanan pendidikan (education service). Hal ini dilakukan untuk memastikan alumni dapat berperan banyak di dalam negeri.

“Kami sangat paham untuk satu orang itu menjadi sumber daya unggul (SDM), tidak cukup Anda kuliah di universitas terbaik. Yang lebih penting adalah setelah itu,” ujar Sudarto, seperti dilansir dari laman Antara pada Jumat (27/2/2026).

Penyelarasan Jurusan dengan Kebutuhan Industri

Penyelarasan prioritas jurusan beasiswa dengan kebutuhan industri dan riset menjadi salah satu fokus utama LPDP. Sejak tahun 2021 hingga 2026, program beasiswa diarahkan secara lebih terukur pada bidang-bidang strategis.

Bidang-bidang tersebut meliputi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi (termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor), hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, dan industri kreatif. Untuk tahun 2026, kuota beasiswa STEM dan yang terkait mencapai 80 persen, sementara kuota untuk beasiswa non-STEM atau SHARE (ilmu sosial, humaniora, seni dan budaya, keagamaan, dan ilmu ekonomi) maksimal 20 persen.

LPDP Tidak Jamin Pekerjaan, Bangun Ekosistem

Meskipun demikian, Sudarto menegaskan bahwa LPDP tidak dapat memfasilitasi jaminan pekerjaan bagi para alumni. Kapasitas LPDP terbatas pada pembangunan dan penguatan ekosistem.

Advertisement

“Apakah LPDP menjamin nanti kalau mereka (alumni) pulang itu dapat pekerjaan? Itu beyond LPDP. Makanya, kami bicara ekosistem. Kami koordinasikan dengan industri, termasuk dengan Danantara, agar ekosistem itu terbangun,” jelasnya.

Terkait lapangan pekerjaan, Sudarto mengakui bahwa upaya ini membutuhkan waktu hingga ekosistem terbangun dengan matang. LPDP juga menyiapkan skema magang atau wirausaha di luar negeri bagi alumni dengan periode hingga dua tahun setelah lulus, dengan persetujuan LPDP dan pemenuhan syarat yang ditetapkan.

“Dengan dikasih jeda magang ini, mudah-mudahan ketika mereka nanti pas kembali, industri siap. Dan mudah-mudahan LPDP bisa menjadi bagian dari membangun ekosistem,” tuturnya.

Informasi lengkap mengenai upaya LPDP dalam penyerapan alumni dan strategi beasiswa disampaikan melalui pernyataan resmi Direktur Utama LPDP Sudarto yang dirilis pada Rabu (25/2/2026).

Advertisement