Mahindra, pabrikan otomotif asal India, kembali menarik perhatian di pasar Indonesia setelah mengamankan proyek besar pengadaan 35.000 unit Scorpio pikap. Kendaraan niaga ringan ini akan digunakan oleh PT Agrinas untuk mendukung program distribusi logistik di berbagai desa. Ini menandai babak baru perjalanan Mahindra yang telah beberapa kali mencoba peruntungan di Tanah Air sejak awal 2000-an.
Jejak Awal Mahindra di Indonesia
Pabrikan asal India ini pertama kali menjejakkan kaki di Indonesia pada awal dekade 2000-an melalui kerja sama dengan Indomobil Group. Kala itu, Mahindra fokus membawa kendaraan utilitas sederhana seperti model Bolero dan Scorpio generasi awal.
Produk-produk tersebut ditujukan khusus untuk sektor perkebunan, pertambangan, dan operasional lapangan dengan jumlah terbatas. Karakteristik utamanya adalah ketangguhan berkat konstruksi ladder frame dan mesin diesel, meskipun fitur serta kenyamanan masih jauh dari standar produk Jepang yang populer saat itu. Seiring waktu, aktivitas Mahindra di Indonesia meredup dan nyaris tidak terdengar hingga akhir 2000-an.
Upaya Kedua dan Fokus Pasar Komersial
Mahindra kembali mencoba peruntungan di pasar Indonesia pada tahun 2019, kali ini menggandeng RMA Group sebagai distributor resmi baru. Strategi yang diusung berbeda, dengan fokus pada produk Scorpio Pik Up, sebuah kendaraan niaga ringan bermesin diesel yang secara langsung menyasar kebutuhan fleet dan operasional bisnis.
Berbeda dari pendekatan sebelumnya, Mahindra sejak awal tidak menargetkan pasar ritel massal, melainkan fokus pada kendaraan kerja dengan harga kompetitif untuk bersaing di segmen pikap kabin ganda. Joydeep Moitra, Head of International Operations, Automotive, Mahindra & Mahindra Ltd., pada tahun 2019 menyatakan, “Kami merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari pasar yang semakin menarik dengan potensi pertumbuhan yang luar biasa.” Ia juga menambahkan bahwa pasar mobil komersial di Indonesia adalah salah satu yang paling kompetitif dan diminati di dunia.
Meskipun demikian, Scorpio Pik Up cukup jarang terlihat di jalanan umum. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh fokusnya sebagai kendaraan operasional di area perkebunan dan pertambangan di wilayah seperti Kalimantan, Sumatera, atau pulau-pulau lainnya.
Proyek Besar dengan PT Agrinas
Nama Mahindra kembali mencuat belakangan ini setelah berhasil memperoleh pesanan signifikan dari PT Agrinas. Pesanan tersebut mencakup pengadaan 35.000 unit Scorpio pikap yang akan dimanfaatkan dalam program distribusi logistik desa.
Informasi lengkap mengenai jejak dan proyek terbaru Mahindra di Indonesia disampaikan melalui berbagai pernyataan resmi perusahaan dan laporan media terkait industri otomotif.
