Teknologi

Mark Zuckerberg Bersaksi di Sidang, Akui Kirim E-mail ke Tim Cook soal Keamanan Anak di Medsos

Advertisement

CEO Meta, Mark Zuckerberg, memberikan kesaksian dalam sidang di Pengadilan Tingkat Pertama Los Angeles pada 18 Februari lalu. Sidang tersebut membahas gugatan perkara keamanan media sosial bagi anak-anak dan remaja, yang dituding memicu adiksi di dunia maya. Dalam kesempatan itu, terungkap bahwa Zuckerberg pernah mengirim e-mail kepada CEO Apple, Tim Cook, terkait isu tersebut.

Pertukaran E-mail dengan Tim Cook

Pengakuan mengenai e-mail tersebut muncul saat tim kuasa hukum Zuckerberg, Paul Schmidt, menyinggung pertukaran korespondensi antara Zuckerberg dan Cook pada tahun 2018. Hal ini cukup menarik perhatian publik, mengingat jejak relasi keduanya di media massa yang kerap diwarnai kritik.

Isi E-mail dan Pembelaan Zuckerberg

Melansir CNBC, isi e-mail yang dikirim Zuckerberg kepada Tim Cook membahas kesejahteraan remaja dan anak-anak. Zuckerberg menyatakan, “Saya melihat ada peluang bagi perusahaan kami dan Apple untuk melakukan sesuatu bersama, dan saya ingin membicarakannya dengan Tim.”

E-mail tersebut menjadi salah satu bukti bagi tim pembela Zuckerberg bahwa klien mereka proaktif dalam memperhatikan keselamatan pengguna muda Instagram. Zuckerberg menegaskan, “Saya peduli pada kesejahteraan remaja dan anak-anak yang menggunakan layanan kami.”

Tanggapan soal Filter Kecantikan dan Pengguna di Bawah Umur

Dalam sidang, Zuckerberg juga ditanya mengenai laporan riset dari University of Chicago. Laporan tersebut menyebutkan bahwa 18 pakar menyatakan filter kecantikan di platform media sosial, termasuk Instagram, berpotensi membahayakan remaja perempuan. Zuckerberg menduga studi itu merujuk pada filter bertema operasi kosmetik.

Ia mengaku telah melihat masukan tersebut dan mendiskusikannya dengan tim. Namun, keputusan akhir diambil dengan mempertimbangkan kebebasan berekspresi. “Saya benar-benar ingin berpihak pada memberi orang kemampuan untuk mengekspresikan diri,” ujarnya.

Tantangan Verifikasi Usia

Pendiri Facebook itu juga dipertanyakan apakah perusahaannya telah cukup berupaya menghapus pengguna di bawah umur dari platformnya. Zuckerberg menyatakan bahwa sebagian pengguna berbohong soal usia saat mendaftar Instagram, yang mensyaratkan usia minimal 13 tahun.

Kuasa hukum Zuckerberg menunjukkan dokumen yang menyebutkan 4 juta anak di bawah 13 tahun menggunakan platform Meta di Amerika Serikat. Zuckerberg menjelaskan bahwa perusahaan menghapus semua akun di bawah umur yang berhasil diidentifikasi dan telah mencantumkan ketentuan usia saat proses pendaftaran. Instagram sendiri baru mulai mewajibkan pengisian tanggal lahir saat pendaftaran pada akhir 2019.

Advertisement

Dalam beberapa kesempatan, Zuckerberg menyatakan bahwa verifikasi usia seharusnya lebih tepat dilakukan oleh perusahaan seperti Apple dan Google yang mengelola sistem operasi dan toko aplikasi.

Sejarah Hubungan Dingin Zuckerberg dan Apple

Riwayat hubungan antara Zuckerberg dengan Apple atau Tim Cook memang dikenal cukup dingin, dengan kedua pihak kerap saling melontarkan kritik dan sindiran.

Saling Kritik soal Model Bisnis dan Inovasi

Pada tahun 2014, Tim Cook pernah menyindir perusahaan yang memperlakukan pengguna sebagai produk target iklan, di tengah skandal peretasan iCloud. “Saat sebuah layanan online bisa dipakai dengan gratis, Anda bukanlah penggunanya, melainkan produk di sana,” tulis Cook, yang seakan merujuk pada Google dan Facebook. “Kami tak membuat profil berdasar isi e-mail atau kebiasaan browsing Anda untuk kemudian dijual ke pengiklan,” tambahnya.

Pernyataan Cook dibalas oleh Zuckerberg. “Saya frustrasi karena banyak orang yang beranggapan bahwa model bisnis iklan seolah tidak sesuai dengan kepentingan konsumen,” kata Zuckerberg. “Saya pikir itu konsep yang paling konyol. Apakah Anda pikir dengan membayar Apple, maka mereka akan sejalan dengan Anda? Kalau memang begitu, maka Apple akan memasarkan produk dengan harga lebih murah!” seru Zuckerberg.

Pada tahun 2022, kritik kembali muncul saat Cook mengkritisi proyek Metaverse Facebook. Menurut Cook, rata-rata orang bahkan tidak paham apa itu Metaverse, dan ia percaya orang-orang tidak harus didorong untuk menjalani kehidupannya di dunia virtual. Zuckerberg menanggapi dengan sindiran bahwa ekosistem Apple yang tertutup dan eksklusif tidak cocok dengan Metaverse, berbeda dengan ekosistem Google seperti Android.

Terbaru, pada tahun 2025 lalu, Zuckerberg menyebut Apple minim inovasi. “Di satu sisi, iPhone memang hebat, karena sekarang hampir semua orang di dunia punya ponsel. Namun di sisi lain, mereka (Apple) telah menggunakan platform untuk memberlakukan banyak aturan yang menurut saya terasa sewenang-wenang dan saya merasa mereka belum benar-benar menciptakan sesuatu yang hebat dalam beberapa tahun terakhir,” kata Zuckerberg dalam podcast bersama Joe Rogan. “Seolah-olah, Steve Job menciptakan iPhone, dan sekarang mereka hanya berdiam diri saja setelah 20 tahun,” imbuhnya.

Informasi lengkap mengenai kesaksian Mark Zuckerberg dan detail gugatan keamanan media sosial ini disampaikan melalui laporan media massa terkemuka yang meliput jalannya persidangan.

Advertisement