Masalah PC Gagal Boot Windows 11: Microsoft Ungkap Kombinasi Update Desember 2025 dan Januari 2026 Jadi Pemicu.
Microsoft secara resmi mengakui bahwa sejumlah komputer (PC) Windows 11 mengalami kegagalan menyala (boot) belakangan ini. Gangguan serius ini disebabkan oleh kombinasi pembaruan sistem operasi yang bermasalah, bukan hanya satu update tunggal. Masalah ini pertama kali ramai dilaporkan oleh media teknologi Bleeping Computer dan dianalisis oleh pakar Windows Susan Bradley.
Penyebab Utama Kegagalan Boot
Microsoft menyatakan bahwa investigasi terbaru menunjukkan masalah ini dapat terjadi pada perangkat yang gagal memasang pembaruan keamanan Desember 2025 secara sempurna. Perangkat tersebut kemudian berada dalam kondisi tidak semestinya setelah proses pemulihan PC (rollback).
Upaya memasang pembaruan Windows 11 berikutnya pada Januari 2026 di kondisi improper state tersebut dapat membuat perangkat tidak dapat melakukan boot sama sekali. Alhasil, PC tak mau masuk ke laman utama dan akan menampilkan layar hitam atau Blue Screen of Death (BSOD).
Dalam berbagai laporan pengguna, PC yang terdampak biasanya langsung menampilkan pesan error “UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME” saat dinyalakan. Pesan error ini menandakan Windows 11 gagal mengakses partisi penyimpanan utama yang dibutuhkan untuk memuat sistem operasi, sehingga berhenti di tahap awal proses boot.
Solusi Sementara dari Microsoft
Saat ini, Microsoft baru mampu menyiapkan solusi parsial untuk mencegah masalah serupa menimpa lebih banyak perangkat. Solusi tersebut nantinya akan memblokir instalasi update lanjutan pada PC yang terdeteksi berada dalam kondisi improper state, sehingga perangkat tidak langsung berujung pada kondisi gagal boot.
Meski demikian, Microsoft menegaskan bahwa solusi ini tidak dapat mencegah perangkat masuk ke kondisi improper state sejak awal. Solusi ini juga tidak bisa memperbaiki PC yang sudah terlanjur tidak dapat menyala (no boot).
Investigasi Lanjutan dan Rekomendasi Pengguna
Microsoft menyatakan akan terus menyelidiki penyebab mengapa sebagian perangkat gagal memasang pembaruan Windows 11 atau berakhir dalam kondisi sistem yang tidak semestinya. Mereka memastikan akan merilis pembaruan lanjutan di masa mendatang sebagai solusi parsial, sembari terus mendalami akar penyebab masalah ini.
Bagi pengguna yang sudah mengalami masalah gagal boot, Microsoft menyarankan untuk menghubungi layanan dukungan bisnis atau melaporkan gangguan melalui aplikasi Feedback Hub. Hal ini bertujuan agar data kasus bisa dikumpulkan untuk proses investigasi lanjutan.
Dampak dan Karakteristik Masalah
Sejumlah laporan menyebut, masalah ini lebih banyak dialami PC kelas bisnis dan komersial. PC jenis ini umumnya menggunakan skema enkripsi, konfigurasi penyimpanan, serta kebijakan update yang lebih ketat dibanding PC rumahan.
Dalam kasus tertentu, kegagalan boot juga membuat pengguna tidak bisa masuk ke mode pemulihan (recovery) secara normal. Kondisi ini menyulitkan proses perbaikan mandiri tanpa bantuan teknisi atau instalasi ulang sistem.
Masalah ini agaknya menambah daftar panjang gangguan Windows 11 sepanjang Januari 2026. Sebelumnya, muncul celah masalah (bug) lain yang membuat komputer menolak mati meski sudah diperintahkan shutdown, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari XDADevelopers.
Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Microsoft yang dirilis pada awal Februari 2026, menanggapi laporan dari media teknologi dan pakar Windows.