Melinda French Gates Tanggapi Kemunculan Nama Bill Gates di Dokumen Epstein: Ungkap Kesedihan dan Harapan Keadilan
Melinda French Gates menyatakan “kesedihan yang luar biasa” atas kemunculan nama mantan suaminya, Bill Gates, dalam dokumen kasus mendiang Jeffrey Epstein (Epstein Files). Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara podcast “Wild Card” milik kantor berita NPR pada Selasa, 4 Februari 2026.
Melinda Gates Ungkap Dampak Personal
Melinda menjelaskan bahwa kemunculan nama Bill Gates dalam berkas tersebut membangkitkan kembali kenangan pahit dari rumah tangganya yang berakhir dengan perceraian pada tahun 2021.
Ia menegaskan bahwa Bill Gates harus menjawab sendiri pertanyaan terkait keterlibatannya. “Apa pun pertanyaan yang masih tersisa bagi orang-orang yang disebutkan di sana, termasuk mantan suami saya, mereka harus menjawabnya sendiri, bukan saya,” ujar Melinda.
Melinda juga mengungkapkan rasa syukurnya karena telah berhasil menjauh dari “semua kekacauan itu” dan menyampaikan empati mendalam kepada para korban Epstein. “Itu benar-benar memilukan. Saya ingat berada di usia mereka. Saya ingat anak-anak perempuan saya berada di usia itu,” tambahnya.
Latar Belakang Perceraian dan Mundurnya dari Yayasan
Melinda dan Bill Gates menikah selama 27 tahun sebelum resmi bercerai pada tahun 2021. Perceraian ini terjadi setelah Melinda mengungkap perselingkuhan Bill dengan karyawan Microsoft pada tahun 2019, yang diakui oleh Bill Gates.
Pada tahun 2024, Melinda memutuskan untuk mengundurkan diri dari Gates Foundation, perusahaan amal yang ia dirikan bersama mantan suaminya. “Saya merasa harus meninggalkan semuanya, termasuk pernikahan dan yayasan yang saya buat. Memang semua ini menyedihkan, tapi saya harus melakukan itu,” ungkap Melinda.
Saat ini, Melinda menyatakan sedang berusaha melangkah maju dan melupakan masa lalu. Ia berharap ada keadilan bagi para perempuan yang terdampak skandal Jeffrey Epstein. “Saya berada di fase hidup yang tak terduga tapi indah, dan setidaknya saya sudah berhasil beralih dari semua saat ini. Saya berharap ada keadilan bagi para perempuan itu,” pungkasnya.
Detail Kemunculan Nama Bill Gates dalam Epstein Files
Epstein Files adalah jutaan berkas hasil penyelidikan pemerintah AS terhadap Jeffrey Epstein, seorang pemodal yang terpidana kejahatan seksual. Dokumen-dokumen ini dirilis ke publik oleh Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari 2026, sebagai upaya transparansi.
Nama Bill Gates muncul dalam dokumen yang memuat catatan e-mail, internal, dan kesaksian terkait jaringan sosial dan bisnis Epstein. Dalam sejumlah e-mail tahun 2013 yang ditulis Epstein untuk dirinya sendiri, ia menyiratkan tuduhan bahwa Bill Gates terlibat perselingkuhan dan aktivitas tidak pantas lainnya.
Salah satu e-mail Epstein juga menyebutkan dirinya mundur dari peran yang berkaitan dengan Gates Foundation dan bgC3 (Gates Venture), lembaga pendanaan yang didirikan Bill Gates. Kemunduran ini dikaitkan dengan konflik rumah tangga Bill dan Melinda, di mana Epstein diminta melakukan hal-hal yang “tidak pantas secara moral dan tidak sehat secara etika.”
Tanggapan Pihak Bill Gates dan Tokoh Lain yang Disebut
Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara Bill Gates membantah keras klaim tersebut kepada NBC News, menyebutnya “absurd dan sepenuhnya tidak benar.” Pihak Gates menyatakan bahwa dokumen itu hanya menunjukkan kekecewaan Epstein karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates.
Selain Bill Gates, dokumen Epstein juga menyebut sejumlah tokoh terkenal lain, seperti Presiden AS Donald Trump, CEO Tesla Elon Musk, dan mantan Presiden AS Bill Clinton. Ketiganya telah membantah melakukan pelanggaran hukum dan tidak pernah didakwa terkait kasus Epstein.
Sementara itu, mantan kekasih sekaligus rekan Epstein, Ghislaine Maxwell, menjadi satu-satunya orang yang telah diadili dan divonis bersalah dalam kasus ini.
Informasi mengenai pernyataan Melinda French Gates ini disampaikan melalui wawancara dalam acara podcast “Wild Card” milik kantor berita NPR pada 4 Februari 2026, serta rilis dokumen Epstein oleh Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari 2026.