Microsoft mengeluarkan peringatan keamanan mendesak bagi seluruh pengguna Windows 10 terkait berakhirnya masa berlaku sertifikat Secure Boot pada Juni 2026 mendatang. Perusahaan teknologi tersebut meminta pengguna segera melakukan pembaruan sistem untuk menghindari risiko perangkat masuk ke kondisi degraded security state.
Secure Boot merupakan fitur keamanan krusial yang berfungsi melindungi komputer sejak proses awal dinyalakan atau booting. Fitur ini memastikan hanya perangkat lunak dan sistem terpercaya yang dapat dijalankan, guna mencegah serangan pre-boot malware yang menyerang sebelum sistem operasi aktif.
Risiko Penurunan Tingkat Keamanan
Sertifikat Secure Boot yang digunakan saat ini merupakan rilisan tahun 2011 dan akan kedaluwarsa setelah 15 tahun penggunaan. Microsoft menegaskan bahwa PC yang tidak menerima sertifikat baru tetap dapat berfungsi, namun akan kehilangan perlindungan di level boot.
Dalam kondisi keamanan yang menurun, perangkat menjadi lebih rentan terhadap malware tingkat lanjut, termasuk yang mampu menginfeksi firmware. Jenis malware ini sangat berbahaya karena tetap bertahan meskipun sistem operasi telah diinstal ulang.
Status Dukungan dan Populasi Pengguna
Meskipun Windows 10 telah kehilangan dukungan utama sejak Oktober 2025, data StatCounter per Januari 2026 menunjukkan sekitar 36 persen pengguna desktop di seluruh dunia masih menggunakan sistem operasi ini. Hal ini memicu kekhawatiran terkait celah keamanan yang mungkin muncul.
Langkah Pembaruan Melalui Program ESU
Bagi pengguna yang tetap ingin menggunakan Windows 10, satu-satunya jalur resmi adalah melalui program Extended Security Updates (ESU). Program ini tersedia secara gratis dan memberikan pembaruan keamanan hingga 13 Oktober 2026, dengan syarat perangkat harus berada pada versi 22H2.
Microsoft telah mulai mendistribusikan sertifikat Secure Boot baru melalui quality updates. Berikut adalah daftar pembaruan penting yang wajib terpasang bagi pengguna Windows 10 22H2 ESU:
- KB5073724 (OS Builds 19045.6807 dan 19044.6807) – 13 Januari 2026
- KB5077796 (OS Builds 19045.6811 dan 19044.6811) – 17 Januari 2026
- KB5078129 (OS Builds 19045.6812 dan 19044.6812) – 24 Januari 2026
Opsi Upgrade ke Windows 11
Langkah paling aman yang direkomendasikan adalah melakukan migrasi ke Windows 11. Pengguna Windows 11 tidak memerlukan langkah tambahan karena sertifikat Secure Boot terbaru dikirimkan otomatis melalui pembaruan bulanan KB5074109 sejak Januari lalu.
Selain itu, perangkat baru yang dirilis sejak tahun 2024 umumnya sudah dibekali dengan sertifikat Secure Boot versi 2023 dari pabrik. Informasi lengkap mengenai prosedur pembaruan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Microsoft yang dirilis pada kanal komunikasi teknis perusahaan.
