OJK Tetapkan Friderica Widyasari Dewi, Soroti Perjalanan Karier Cemerlangnya di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Penetapan ini diumumkan oleh Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M Ismail Riyadi, melalui keterangan tertulis di Jakarta pada Sabtu (31/1/2026).
Sebelumnya, Friderica menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, sebuah posisi yang telah ia emban sejak 2022.
Latar Belakang dan Riwayat Pendidikan
Friderica Widyasari Dewi, yang lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975, memiliki rekam jejak pendidikan yang solid. Ia menuntaskan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2001.
Pendidikan pascasarjana kemudian dilanjutkan di California State University, Amerika Serikat, di mana ia berhasil meraih gelar Master of Business Administration pada tahun 2004.
Jejak Karier Cemerlang di Pasar Modal dan BUMN
Karier profesional Friderica di sektor pasar modal dimulai sejak tahun 2005 di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Selama berkiprah di BEI, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk sebagai Direktur Pengembangan BEI dari tahun 2009 hingga 2015.
Ia kemudian melanjutkan kontribusinya di lingkungan self-regulatory organization dengan menjabat Direktur Keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada periode 2015–2016. Puncaknya, Friderica terpilih sebagai Direktur Utama KSEI dari tahun 2016 hingga 2019.
Setelah itu, Friderica bergabung dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor jasa keuangan, yakni PT BRI Danareksa Sekuritas. Di sana, ia mengemban amanah sebagai Direktur Utama pada periode 2020–2022.
Peran Strategis di OJK dan Kiprah Internasional
Friderica resmi menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027 setelah berhasil lolos uji kelayakan dan kepatutan yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.
Sejak tahun 2023, Friderica juga mengemban amanah sebagai Koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Pada tahun yang sama, ia turut menjadi Anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat.
Di tingkat global, Friderica aktif dalam sejumlah organisasi keuangan internasional. Ia tercatat sebagai anggota Advisory Board of OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) serta Governing Council of International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet) sejak tahun 2022.
Kontribusi ilmiahnya juga terlihat melalui penulisan buku Pengawasan Market Conduct: A Game Changer serta Cara Bijak Mengelola Portofolio Investasi. Kiprah ini didukung oleh sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan OJK pada tahun 2019.
Penghargaan dan Pengakuan Atas Dedikasi
Atas kiprah dan dedikasinya yang signifikan di sektor jasa keuangan, Friderica Widyasari Dewi telah meraih sejumlah penghargaan bergengsi pada tahun 2025. Penghargaan tersebut diterima sebelum penunjukannya sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
- Indonesia Outstanding Women Leader in Financial Services dari CNN Indonesia BIG 40 Awards.
- Consumer Protection Governance Strategist dari Bisnis Indonesia.
- The Most Outstanding Woman 2025 dari Infobank.
Informasi lengkap mengenai penetapan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Otoritas Jasa Keuangan yang dirilis pada Sabtu, 31 Januari 2026.