Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan validasi organisasi besar-besaran, mengubah posisi Panglima Kodam Jaya/Jayakarta (Pangdam Jaya) menjadi jabatan perwira tinggi bintang tiga atau Letnan Jenderal TNI. Selain itu, jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI yang sempat dihapus kini dihidupkan kembali.
Peningkatan Pangkat Pangdam Jaya
Perubahan ini secara otomatis menaikkan pangkat Mayjen TNI Deddy Suryadi, yang saat ini menjabat Pangdam Jaya, menjadi Letnan Jenderal TNI. Sebelumnya, posisi Pangdam Jaya diisi oleh perwira tinggi berpangkat Mayor Jenderal TNI atau bintang dua.
Jabatan Kaster TNI Dihidupkan Kembali
Validasi organisasi juga mencakup pengaktifan kembali jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI. Posisi strategis ini kini diisi oleh Letjen TNI Bambang Trisnohadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Rotasi Jabatan Lainnya di Lingkungan TNI
Sejumlah rotasi jabatan penting lainnya turut dilakukan dalam validasi ini. Mayjen TNI Lucky Avianto, yang sebelumnya menjabat Pangdam XXIV/Mulawarman, kini dipercaya menjadi Pangkogabwilhan III. Sementara itu, posisi Pangdam XXIV/Mulawarman diisi oleh Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, yang sebelumnya adalah Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Ekkesra).
Brigjen TNI Mirza Patria Jaya, eks Direktur C Badan Intelijen Strategis (Dir C Bais) TNI, kini menjabat Pa Sahli Tk III Kasad Bidang Ekkesra. Adapun Kolonel Inf Wahyo Yuniartoto, yang sebelumnya menjabat Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli) Pangdam IX/Udayana, ditunjuk sebagai Dir C Bais TNI.
Tujuan Validasi Organisasi TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal lumrah dalam pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi. “Langkah ini juga dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis,” ujar Aulia saat dikonfirmasi pada Rabu (11/3/2026). Ia menambahkan, setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI.
Informasi lengkap mengenai validasi organisasi dan rotasi jabatan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah yang dirilis pada Rabu, 11 Maret 2026.
