Pemerintah dan PLN Umumkan Tarif Listrik Februari 2026, Pastikan Stabilitas Harga untuk Berbagai Golongan Pelanggan
Pemerintah secara resmi menetapkan besaran tarif listrik yang akan berlaku bagi seluruh pelanggan PT PLN (Persero) sepanjang bulan Februari 2026. Penetapan ini mencakup berbagai golongan, mulai dari rumah tangga, bisnis, industri, hingga fasilitas pemerintah, dengan besaran yang sama untuk pelanggan prabayar dan pascabayar. Pelanggan prabayar membeli token listrik, sementara pascabayar membayar tagihan setelah pemakaian.
Rincian Tarif Listrik PLN Februari 2026
Berikut adalah rincian lengkap tarif listrik PLN yang berlaku mulai Februari 2026 untuk berbagai golongan pelanggan:
Pelanggan Rumah Tangga
- Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh
Pelanggan Bisnis
- Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
- Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
Pelanggan Industri
- Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
- Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh
Fasilitas Pemerintah dan Penerangan Jalan Umum
- Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
- Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
- Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh
Pelayanan Sosial
- Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh
- Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh
- Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh
Pelanggan Rumah Tangga Subsidi
- Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh
Panduan Cek Tagihan Listrik PLN
Bagi pelanggan pascabayar, pengecekan tagihan listrik dapat dilakukan dengan beberapa metode praktis tanpa harus mendatangi kantor PLN. Berikut adalah panduan lengkapnya:
- Melalui SMS PLN: Kirim SMS dengan format REK [spasi] ID Pelanggan ke nomor 8123. Informasi tagihan akan diterima secara otomatis setiap bulan.
- Melalui Call Center PLN: Hubungi 123 dari ponsel Anda. Setelah terhubung dengan operator, sampaikan ID pelanggan untuk mendapatkan detail tagihan.
- Melalui Email PLN: Kirim email ke [email protected] dengan mencantumkan ID pelanggan/nomor meteran serta domisili. Tunggu balasan email dari PLN yang berisi informasi tagihan.
- Melalui Aplikasi PLN Mobile: Unduh aplikasi PLN Mobile, daftar akun dengan mengisi data diri, ID pelanggan, lokasi, nomor HP, email, dan kata sandi. Setelah login, pilih menu “Informasi” lalu “Informasi Tagihan dan Token Listrik” untuk melihat detail tagihan, pemakaian, dan riwayat pembayaran.
- Melalui Situs Web PLN: Akses situs https://layanan.pln.co.id. Pilih menu “Info Lainnya”, lalu “Informasi Tagihan Listrik”. Masuk atau daftar akun, kemudian klik “Cek Tagihan” untuk melihat informasi detail.
Kode Khusus untuk Meteran Listrik Prabayar PLN
Pelanggan PLN prabayar dapat memanfaatkan kode-kode khusus pada meteran token untuk mengaktifkan alarm atau mengecek sisa kWh. Berbagai jenis meteran listrik token yang umum digunakan di Indonesia meliputi Melcoinda, Sanxing, Cannet, Smart, Itron, Hexing, Conlog, Glomet, dan Star. Berikut adalah daftar kode-kode penting berdasarkan jenis meteran:
Kode Meteran Melcoinda, Sanxing, Cannet, dan Smart
- 00: Menampilkan LCD meteran
- 01: Melakukan tes relay
- 02: Melakukan tes alarm
- 03: Menampilkan total pemakaian kredit
- 04: Menampilkan Key Revision Number (KRN)
- 05: Menampilkan tarif indeks
- 07: Menampilkan batas daya
- 09: Menampilkan daya sesaat
- 10: Menampilkan versi program
- 37: Menampilkan sisa kredit
- 38: Menampilkan total pengisian kredit
- 41: Menampilkan tegangan sesaat
- 44: Menampilkan arus sesaat
- 53: Menampilkan total pengisian token kredit
- 54: Menampilkan token kredit terakhir
- 55: Menampilkan token kredit terakhir ke-2
- 56: Menampilkan token kredit terakhir ke-3
- 57: Menampilkan token kredit terakhir ke-4
- 58: Menampilkan token kredit terakhir ke-5
- 83: Menampilkan konsumsi energi bulan lalu
- 84: Menampilkan konsumsi energi bulan lalu ke-2
- 85: Menampilkan konsumsi energi bulan lalu ke-3
Kode Meteran Itron
- 00: Melakukan restart meter
- 03: Menampilkan total kWh listrik yang telah digunakan
- 07: Menampilkan batas kWh
- 09: Menampilkan daya yang sedang digunakan
- 41: Menampilkan tegangan listrik
- 44: Menampilkan jumlah ampere yang sedang dipakai
- 47: Menampilkan daya yang sedang dipakai
- 54: Menampilkan kode token terakhir
- 59: Menampilkan jumlah kWh pengisian terakhir
- 69: Menampilkan jumlah berapa kali listrik mati
- 75: Menampilkan ID pelanggan PLN prabayar
- 79: Menampilkan batas minimal alarm
- 456xx: Mengubah batas minimal alarm (contoh: 45605 untuk 5 kWh)
- 78: Menampilkan delay alarm dalam menit
- 123xx: Mengubah delay alarm (contoh: 12310 untuk 10 menit)
- 90: Mematikan lampu LED
Kode Meteran Hexing
- 800: Melakukan restart meter
- 801: Menampilkan sisa kWh
- 804: Menampilkan ID meter PLN prabayar
- 807: Menampilkan tegangan listrik
- 808: Menampilkan jumlah ampere yang sedang dipakai
- 809: Menampilkan jumlah berapa kali listrik mati
- 812: Mematikan alarm batas kWh
- 814: Menampilkan daya yang sedang dipakai
- 815: Menampilkan tanggal pengisian terakhir
- 817: Menampilkan jumlah kWh pengisian terakhir
- 851: Menampilkan total kWh listrik yang telah digunakan
- 852: Menampilkan kode token terakhir
Kode Meteran Conlog
- #1#: Menampilkan daya rata-rata yang digunakan
- #2#: Menampilkan jumlah kWh pemakaian terakhir
- #6#: Menampilkan jumlah kWh yang dimasukkan terakhir
- #11#: Menampilkan kode token terakhir
Kode Meteran Glomet
- 37: Menampilkan sisa kWh
- 38: Menampilkan total kWh listrik yang telah digunakan
- 41: Menampilkan tegangan listrik
- 47: Menampilkan daya yang sedang dipakai
- 54: Menampilkan kode token terakhir
- 59: Menampilkan jumlah kWh pengisian terakhir
- 75: Menampilkan ID meter PLN prabayar
- 79: Menampilkan batas minimal alarm
Kode Meteran Star
- 07: Menampilkan sisa kWh
- 12: Menampilkan batas minimal alarm
- 37: Menampilkan delay alarm dalam menit
- 65: Menampilkan ID meter listrik prabayar
- 76: Menampilkan jumlah kWh pengisian terakhir
Informasi lengkap mengenai rincian tarif listrik dan panduan layanan PLN ini disampaikan melalui pernyataan resmi pemerintah dan PT PLN (Persero) yang berlaku efektif mulai Februari 2026.