Pemerintah Kanada resmi membuka pendaftaran beasiswa Scholarships and Educational Exchanges for Development – Phase 2 (SEED-2) tahun 2026 bagi mahasiswa Indonesia. Program ini menawarkan kesempatan studi dan riset singkat di berbagai institusi pendidikan Kanada dengan fokus utama pada implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Beasiswa SEED-2 ditujukan bagi mahasiswa aktif jenjang S1, S2, hingga S3 yang ingin memperdalam bidang pembangunan dan pengurangan kemiskinan. Selain Indonesia, program ini juga mencakup mahasiswa dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Pasifik, dan Mongolia.
Besaran Dana dan Durasi Program
Kandidat yang terpilih akan menerima bantuan dana yang bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan dan durasi studi yang diambil. Berikut adalah rincian nominal dana beasiswa tersebut:
- Jenjang S1 (4 bulan): 10.200 CAD atau sekitar Rp 126 juta untuk satu semester studi atau penelitian.
- Jenjang S1 (8 bulan): 15.900 CAD atau sekitar Rp 196 juta untuk dua semester studi atau penelitian.
- Jenjang S2/S3 (4 bulan): 10.200 CAD atau sekitar Rp 126 juta untuk riset tingkat pascasarjana.
- Jenjang S2/S3 (5-6 bulan): 12.700 CAD atau sekitar Rp 157 juta untuk riset tingkat pascasarjana.
Dana tersebut dapat dipergunakan untuk menanggung biaya visa, izin studi atau kerja, tiket pesawat rute paling ekonomis, asuransi kesehatan, serta biaya hidup harian. Selain itu, beasiswa ini mencakup biaya transportasi darat dan pengadaan buku atau perlengkapan riset, namun tidak termasuk pembelian komputer.
Persyaratan Dokumen dan Prosedur Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs My EduCanada dengan batas waktu hingga 24 Maret 2026 pukul 11.59 WIB. Calon pelamar wajib membuat akun melalui Layanan Single Sign-On Global Affairs Canada sebelum mengunggah dokumen persyaratan.
Beberapa dokumen yang harus disiapkan oleh pelamar antara lain:
- Bukti kewarganegaraan yang sah.
- Pernyataan Pemberitahuan Privasi yang telah ditandatangani.
- Surat pernyataan minat (letter of intent) maksimal satu halaman.
- Surat bukti pendaftaran penuh waktu dari universitas asal di Indonesia.
- Surat dukungan dari institusi asal.
- Surat undangan dari pembimbing di Kanada (khusus untuk mahasiswa pascasarjana).
- Peringkat aplikasi berdasarkan prioritas strategis lembaga pengirim.
Ketentuan Kedatangan dan Biaya Administrasi
Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dijadwalkan tiba di Kanada paling cepat pada 1 Agustus 2026 dan paling lambat 1 Februari 2027. Meskipun biaya kuliah dibebaskan oleh institusi di Kanada, penerima beasiswa tetap diwajibkan membayar biaya administrasi sebesar 500 CAD atau sekitar Rp 6,2 juta setelah tiba di lokasi studi.
Selain itu, dalam kasus tertentu, terdapat biaya kepatuhan tambahan yang dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pihak Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada yang harus diselesaikan oleh penerima beasiswa.
Informasi lengkap mengenai prosedur dan kriteria seleksi beasiswa ini disampaikan melalui pengumuman resmi Pemerintah Kanada yang dirilis pada kanal My EduCanada.
