Manchester City berhasil mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Fulham dalam lanjutan laga Liga Inggris pada Kamis (12/2) dini hari WIB. Namun, perhatian publik justru tertuju pada momen unik saat manajer Pep Guardiola secara tidak sengaja menyebut nama mantan pemain andalannya, Kevin De Bruyne, dalam sesi jumpa pers pascapertandingan.
Dominasi Manchester City di Babak Pertama
The Citizens tampil dominan sejak awal laga dengan menyarangkan tiga gol tanpa balas ke gawang Fulham. Seluruh gol kemenangan tersebut tercipta pada babak pertama melalui aksi Semenyo, O’Reilly, dan Erling Haaland. Kemenangan ini memperkokoh posisi Manchester City dalam persaingan papan atas klasemen sementara.
Momen Salah Sebut Pep Guardiola
Kejadian menarik muncul saat Pep Guardiola memberikan apresiasi terhadap performa Matheus Nunes. Pemain asal Portugal tersebut tampil impresif di posisi bek sayap kanan dan berkontribusi besar pada gol pertama melalui umpan diagonal yang mengawali skema serangan Haaland dan Semenyo.
“Nunes punya kemampuan luar biasa untuk bergerak cepat, Anda mungkin tidak menyangkanya. Hari ini kalian tahu, dia bisa mendikte lawan dan melepas umpan-umpan diagonal,” ujar Guardiola sebagaimana dikutip dari BBC.
Namun, saat hendak melanjutkan penjelasannya, Guardiola sempat terhenti dan secara spontan menyebut nama sang mantan kapten. “Kev… Kevin?” ucapnya sembari menunduk dan menggelengkan kepala. Ia kemudian segera meralat pernyataannya dengan memuji kontribusi Erling Haaland dan Nico yang juga tampil apik dalam laga tersebut.
Konteks Kepergian Kevin De Bruyne
Momen kepeleset lidah ini memicu spekulasi di kalangan penggemar mengenai kerinduan Guardiola terhadap sosok De Bruyne. Gelandang asal Belgia tersebut telah mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium pada musim panas 2025 untuk bergabung dengan klub Italia, Napoli.
Selama periode 2015 hingga 2025, De Bruyne merupakan jenderal lini tengah yang telah mempersembahkan total 14 trofi bagi Manchester City. Di sisi lain, Matheus Nunes yang sejatinya adalah seorang gelandang kini mulai menunjukkan adaptasi yang baik meski ditempatkan sebagai bek sayap kanan guna mengisi kekosongan taktis dalam tim.
Informasi mengenai hasil pertandingan dan pernyataan manajer ini dihimpun berdasarkan laporan resmi pertandingan Liga Inggris dan sesi wawancara media yang berlangsung pada 12 Februari 2026.
