Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan harapan besar kepada Anggota Baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa bakti 2026-2031. Dalam agenda Selasar Hangat, Harmoni Lintas Keyakinan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026), Cak Imin secara khusus mengucapkan selamat kepada Dikdik Sodik Mudjahid sebagai Ketua Baznas yang baru, sekaligus menekankan pentingnya peran zakat dalam mendorong kemandirian umat.
Harapan untuk Ketua Baznas Baru
Cak Imin mengucapkan selamat kepada Dikdik Sodik Mudjahid yang akan menjalankan tugasnya mulai tahun ini. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa kolaborasi yang lebih produktif di masa mendatang.
“Selamat kepada Pak Sodik Mudjahid yang baru saja menjadi Ketua Baznas. Kita harapkan semangat baru ini juga membawa kolaborasi kita semakin produktif di hari-hari yang akan datang,” kata Cak Imin.
Transformasi Zakat dari Karitatif Menuju Kemandirian
Di hadapan Sodik, Cak Imin berharap agar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya berhenti sebagai kegiatan karitatif atau hanya saat Ramadhan. Ia menekankan pentingnya ZIS untuk bergerak berdasarkan prinsip DTSEN.
“Hari ini kita bersama-sama memastikan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berhenti di saat Ramadhan dan berhenti sebagai karitatif, tetapi kita bergerak berdasarkan DTSEN,” bebernya.
Cak Imin menuturkan, zakat memiliki potensi besar untuk dijadikan solusi dalam mendorong masyarakat miskin agar menjadi mandiri dan dapat “naik kelas” secara ekonomi.
“Kita dorong seluruh masyarakat kita naik kelas, naik kelas untuk berdaya dan mandiri. Kita peduli kepada yang miskin, sekaligus kita dorong mereka untuk menjadi kekuatan yang berdaya,” tuturnya.
Advertisement
Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Kemiskinan Ekstrem
Menurut Cak Imin, penyelesaian masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia tidak dapat diselesaikan jika negara bergerak sendiri. Ia menilai perlu adanya kolaborasi yang kuat dengan seluruh filantropi, lembaga zakat, serta potensi kepedulian umat beragama untuk mengatasi isu ini.
“Ini semua harus kita atasi sebaik-baiknya. Pemerintah melalui kekuatan anggaran tentu akan terus bekerja keras menstimulus, memberikan perlindungan sosial, memberikan jalan keluar, tetapi tidaklah cukup,” ucapnya.
Pesan Religius tentang Kemandirian
Cak Imin juga mengingatkan pesan religius yang diajarkan setiap agama, bahwa setiap umatnya harus bangkit dari keterpurukan. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun agama yang hanya mengedepankan kepasrahan pasif.
“Seluruh agama mendorong sikap untuk mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri,” kata dia.
Informasi lengkap mengenai harapan dan arahan Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar ini disampaikan melalui pernyataan resminya dalam agenda Selasar Hangat, Harmoni Lintas Keyakinan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2026).
