Poco Rilis F8 Pro dan F8 Ultra di Indonesia: Jelajahi Detail Perbedaan Desain, Performa, dan Harga
Vendor smartphone Poco resmi memboyong dua ponsel flagship terbarunya dari lini F Series ke Indonesia pada Rabu, 4 Februari 2026. Kedua perangkat tersebut adalah Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra, yang sebelumnya telah dirilis secara global di Bali pada November 2025. Kini, suksesor Poco F7 Series ini siap dipasarkan untuk konsumen di Tanah Air.
Poco F8 Ultra diposisikan sebagai varian tertinggi dengan spesifikasi “all-out”, sementara Poco F8 Pro hadir sebagai opsi yang lebih ringkas. Meskipun sekilas tampak kembar, perbedaan antara Poco F8 Pro dan Poco F8 Ultra cukup jelas setelah diperhatikan lebih dekat.
Desain dan Kolaborasi Audio
Salah satu pembeda utama antara Poco F8 Ultra dan Poco F8 Pro terletak pada penempatan logo “Sound by Bose” di bagian punggung perangkat. Kedua ponsel ini menampilkan tulisan tersebut sebagai penanda kolaborasi audio dengan produsen speaker kenamaan asal AS, Bose.
Pada Poco F8 Ultra, akses tersebut ditempatkan dalam kompartemen khusus di sisi kanan modul kamera belakang, menyatu dengan speaker pendukung (subwoofer). Kompartemen subwoofer ini dirancang melingkar dengan jaring-jaring layaknya sistem suara, berfungsi untuk mengeksekusi nada rendah atau suara bass.
Sebaliknya, pada Poco F8 Pro, tulisan “Sound by Bose” langsung dicetak pada permukaan modul punggung, tanpa elemen speaker pendukung atau desain bergerigi. Bagian belakangnya tampil lebih sederhana dan bersih, dengan lapisan material kaca bertekstur halus dan finishing mengilap.
Konfigurasi Audio
Perbedaan desain tersebut sejalan dengan konfigurasi audio yang diusung masing-masing model. Poco F8 Ultra dibekali sistem audio tiga speaker (2.1), yang lebih “all-out” dibandingkan F8 Pro yang hanya mengandalkan dual speaker stereo (2.0). Tiga speaker pada F8 Ultra terdiri dari speaker stereo kanan-kiri dan satu subwoofer, yang diklaim mampu menghasilkan rentang suara lebih luas.
Dimensi dan Ergonomi
Dari sisi dimensi, Poco F8 Pro terasa lebih ringkas dengan layar berukuran 6,59 inci dan bobot sekitar 206 gram. Ukuran ini membuatnya nyaman digenggam dan dioperasikan, terutama untuk penggunaan satu tangan.
Sementara itu, Poco F8 Ultra hadir dengan ukuran layar lebih besar, yakni 6,9 inci, dan bobot sekitar 218 gram. Dimensi yang lebih bongsor ini memberikan pengalaman visual yang lebih imersif bagi penggunanya.
Performa dan Dapur Pacu
Aspek performa menunjukkan perbedaan paling signifikan pada sektor dapur pacu. Poco F8 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, sebuah chip flagship dari Qualcomm yang baru dirilis pada September lalu. Chip yang dibangun dengan teknologi fabrikasi 3 nm ini memiliki CPU Oryon generasi ketiga berkecepatan hingga 4,6 GHz, menawarkan performa pemrosesan dan efisiensi daya tinggi.
Chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada Poco F8 Ultra didukung oleh chip VisionBoost D8, yang berfungsi meningkatkan pemrosesan grafis berbasis AI untuk menghasilkan gambar atau visual yang lebih tajam. Untuk mendukung performa, Poco F8 Ultra juga dilengkapi fitur WildBoost Optimization agar game dapat dijalankan maksimal, serta sistem pendingin dual-channel IceLoop System yang diklaim menjaga suhu ponsel tetap stabil saat bermain game berat.
Sektor memori Poco F8 Ultra menggunakan RAM LPDDR5X dan memori penyimpanan UFS 4.1, dengan varian 16 GB/512 GB. Di bagian software, Poco F8 Ultra menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka terbaru HyperOS 3.
Di sisi lain, Poco F8 Pro ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite, tanpa embel-embel “Gen 5”. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan memori penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 12 GB/512 GB. Sama seperti varian Ultra, Poco F8 Pro juga dibekali fitur WildBoost Optimization dan sistem pendingin dual-channel IceLoop System.
Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
Poco F8 Ultra dibekali baterai berkapasitas 6.500 mAh, mendukung pengisian daya HyperCharge 100 watt via kabel dan 50 watt secara nirkabel. Layar ponsel ini mengusung panel AMOLED dengan bentang 6,9 inci, resolusi 2K (1.156 x 2.510 piksel), refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits.
Sementara itu, Poco F8 Pro ditopang baterai berkapasitas 6.210 mAh. Dukungan pengisian dayanya serupa, yakni HyperCharge 100 watt via kabel, ditambah fitur 22,5 watt reverse charge.
Sektor Fotografi
Perbedaan paling terasa pada sektor fotografi adalah absennya kamera telefoto periskop di varian Pro. Poco F8 Pro tetap dibekali kamera telefoto 50 MP, namun jenisnya masih telefoto konvensional dengan zoom optik 2,5x dan focal length 60mm.
Sebaliknya, Poco F8 Ultra sudah mengusung kamera telefoto periskop 50 MP dengan kemampuan zoom optik hingga 5x, lebih unggul dari versi Pro. Selain itu, resolusi kamera ultrawide Poco F8 Pro adalah 8 MP, sedangkan Poco F8 Ultra menggunakan kamera ultrawide 50 MP.
Harga dan Karakteristik
Secara keseluruhan, Poco F8 Ultra dan Poco F8 Pro membawa karakter yang berbeda meskipun berada dalam satu keluarga. Poco F8 Ultra tampil sebagai flagship yang dirancang “all-out” dengan bodi besar dan tampilan mencolok. Sementara Poco F8 Pro hadir sebagai opsi alternatif yang lebih compact, tanpa menghilangkan kesan premium.
Dari segi harga, keduanya dibanderol dengan tarif berbeda. Selama masa penjualan perdana dari tanggal 5 hingga 15 Februari 2026, harga Poco F8 Pro adalah Rp 8.599.000, sedangkan Poco F8 Ultra dibanderol Rp 11.599.000.
Informasi lengkap mengenai perbandingan kedua ponsel ini disampaikan melalui pernyataan resmi Poco yang dirilis pada 4 Februari 2026.