Teknologi

Poco X8 Pro Max dan X8 Pro Ungkap Spesifikasi Bocoran: Baterai Jumbo dan Chipset Premium

Advertisement

Spesifikasi lini ponsel terbaru Poco, yakni Poco X8 Series, mulai terkuak di ranah maya. Dua model yang disiapkan, Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max, disebut-sebut akan membawa peningkatan signifikan, terutama pada sektor baterai dan performa. Informasi awal ini pertama kali dibagikan oleh seorang pembocor (tipster) gadget terkemuka di media sosial X (Twitter).

Bocoran Detail dari Tipster Abhishek Yadav

Seorang tipster dengan akun @yabhishekhd, yang diketahui bernama Abhishek Yadav, mengungkap daftar spesifikasi kunci dari masing-masing model Poco X8 Series. Dalam unggahannya pada 19 Februari 2026, Yadav menyebutkan bahwa Poco X8 Pro Series akan hadir dengan perbedaan signifikan, terutama pada sektor chipset, ukuran layar, kapasitas baterai, dan teknologi pemindai sidik jari.

Kedua perangkat ini diyakini akan menjalankan sistem operasi berbasis Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3 saat dirilis.

Spesifikasi Bocoran Poco X8 Pro Max

Poco X8 Pro Max dirumorkan mengusung layar OLED TCL M10 berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate 120 Hz. Layar ini diklaim memiliki tingkat kecerahan hingga 2.000 nits serta dukungan PWM dimming 3.840 Hz.

Dari sisi performa, ponsel ini konon ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500s yang dipadukan dengan GPU Immortalis-G925 MC12. Chip tersebut kabarnya akan dikombinasikan dengan RAM LPDDR5x Ultra serta penyimpanan internal UFS 4.1.

Pada sektor kamera, Poco X8 Pro Max disebut membawa kamera utama 50 MP Light Hunter 600 dengan dukungan optical image stabilization (OIS), serta kamera ultra-wide 8 MP. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 20 MP dengan sensor OV20B.

Soal daya, perangkat ini disebut dibekali baterai berkapasitas 8.500 mAh. Baterai tersebut mendukung pengisian cepat via kabel (wired) berdaya 100 watt serta reverse charging 27 watt. Fitur lain yang ikut dibocorkan antara lain speaker stereo ganda, dukungan audio LHDC 5.0, sensor sidik jari ultrasonik 3D di bawah layar, serta sertifikasi ketahanan dengan rating IP68/IP69/IP69K. Untuk konektivitas, ponsel ini diklaim mendukung WiFi 7 dan Bluetooth 5.4, dengan bobot sekitar 219 gram dan ketebalan 8,15 mm.

Advertisement

Spesifikasi Bocoran Poco X8 Pro

Beralih ke model Poco X8 Pro, smartphone ini diposisikan sebagai varian yang lebih ringkas. Poco X8 Pro konon mengusung layar OLED TCL M10 berukuran 6,59 inci dengan resolusi 1,5K, refresh rate 120 Hz, serta tingkat kecerahan hingga 2.000 nits.

Untuk dapur pacu, Poco X8 Pro dirumorkan memakai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang dipadukan GPU Mali-G720 MC8. Konfigurasi RAM dan penyimpanannya disebut serupa dengan varian Pro Max, yakni LPDDR5x Ultra dan UFS 4.1.

Di sektor kamera, Poco X8 Pro diperkirakan membawa kamera utama 50 MP Sony IMX882 dengan OIS dan ditemani kamera ultra-wide 8 MP. Kamera depan yang digunakan hadir dengan resolusi 20 MP.

Sebagai model yang lebih ringkas, Poco X8 Pro dibekali baterai dengan kapasitas 6.500 mAh. Pengisian dayanya mendukung fast charging 100 watt dan reverse charging 27 watt. Dari aspek keamanan, model ini digadang-gadang menggunakan sensor sidik jari optik di bawah layar (in-display fingerprint), berbeda dengan varian Pro Max. Fitur tambahan yang turut dibocorkan terkait Poco X8 Pro yaitu rangka berbahan logam, NFC, infrared blaster, serta sertifikasi ketahanan IP68/IP69/IP69K. Untuk konektivitas, Poco X8 Pro disebut mendukung WiFi 6 dan Bluetooth 5.4.

Potensi Rilis di Indonesia

Poco X8 Pro Series disebut-sebut akan dirilis di Indonesia karena kedua perangkat ini telah muncul dalam database Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Poco X8 Pro Max dengan nomor model 2602BPC18G telah mengantongi nilai TKDN 38,20 persen. Sementara Poco X8 Pro dengan nomor perangkat 2511FPC34G juga terpantau telah lolos uji sertifikasi Postel Komdigi dengan nomor sertifikasi 117131/DJID/2025.

Perlu dicatat, seluruh informasi di atas masih bersifat bocoran. Artinya, spesifikasi yang beredar masih berpotensi berbeda dengan yang diperkenalkan secara resmi, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Gizmochina.

Advertisement