Berita

Presiden Prabowo Subianto Nyatakan Kepemimpinan Sebagai Takdir, Berjanji Lindungi Seluruh Rakyat Indonesia

Advertisement

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan sebagai amanah besar yang harus diemban untuk membela kebenaran, menegakkan keadilan, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/3/2026) malam.

Makna Kepemimpinan sebagai Takdir dan Amanah

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa kepemimpinan adalah takdir dan kekuasaan bersumber dari Yang Maha Kuasa. “Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari pada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, dan bahwa kekuasaan itu adalah tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan kepada seluruh rakyat yang dipimpin,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus menjadi pengingat bagi dirinya sebagai kepala negara untuk senantiasa menjalankan tugas kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Komitmen Perlindungan Seluruh Rakyat Tanpa Diskriminasi

Mantan Menteri Pertahanan ini menekankan bahwa tugas utama pemerintah adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras. Menurut Prabowo, menjaga perdamaian tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga lewat kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat.

Advertisement

“Seluruh rakyat Indonesia, apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina. Karena itu, terutama yang saya sadari adalah bekerja dengan sangat keras untuk menjaga perdamaian,” kata Prabowo.

Menjaga Persahabatan dengan Seluruh Bangsa

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga perdamaian, serta membangun hubungan persahabatan dengan seluruh negara di dunia. “Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintah saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan di dunia yang besar maupun yang kecil,” imbuhnya.

Informasi lengkap mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini disampaikan melalui sambutan resmi pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta.

Advertisement