Teknologi

Produsen TV Dunia Tinggalkan Resolusi 8K, LG Konfirmasi Tak Lagi Prioritaskan Lini Produk di 2026

LG Electronics mengonfirmasi tidak lagi menjadikan TV 8K sebagai prioritas utama dalam jajaran produk terbarunya mulai tahun 2026. Keputusan ini mempertegas sinyal bahwa teknologi resolusi 8K, yang sempat digadang-gadang sebagai masa depan industri televisi, kini mulai kehilangan daya tariknya di pasar global.

Sejarah Ambisius Teknologi 8K

Perjalanan teknologi 8K dimulai dengan ambisi besar. Sharp menjadi pionir dengan memamerkan prototipe TV 8K pertama di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2012. Empat tahun kemudian, pada 2015, Sharp mulai menjual TV 8K di Jepang dengan harga fantastis 16 juta yen, atau sekitar Rp 1,7 miliar pada kurs saat itu.

Dukungan ekosistem juga sempat menguat. VESA dan HDMI Forum merilis standar kabel pendukung untuk 8K pada tahun 2016. Samsung kemudian berupaya mempopulerkannya di pasar Amerika Serikat pada 2018, menawarkan TV 8K dengan harga mulai 3.500 dollar AS. LG sendiri turut meramaikan persaingan dengan merilis TV OLED 8K pertamanya pada 2019, menegaskan klaim bahwa 8K adalah “masa depan”.

Alasan Redupnya Daya Tarik TV 8K

Namun, realitas pasar berbicara lain. Sejumlah alasan utama disinyalir menjadi penyebab redupnya daya tarik TV 8K, seperti yang dirangkum dari Arstecnica.

Pertama, ketersediaan konten dengan resolusi 8K asli (native) masih sangat langka hingga saat ini. Konsumen kesulitan menemukan materi yang benar-benar dapat memanfaatkan resolusi ultra tinggi tersebut.

Kedua, keterbatasan biologis mata manusia. Perbedaan ketajaman visual antara TV 4K dan 8K hampir mustahil dibedakan oleh mata telanjang, terutama dalam jarak pandang normal di ruang keluarga.

Ketiga, regulasi ketat di Uni Eropa terkait batas konsumsi energi perangkat elektronik turut “mencekik” pengembangan TV 8K. Secara teknis, perangkat dengan resolusi 8K memang cenderung lebih boros listrik dibandingkan 4K.

Pemain yang Bertahan dan Fokus Baru

Fenomena “mundur teratur” ini sebenarnya sudah terlihat dari langkah beberapa merek besar seperti TCL dan Sony, yang belakangan mengurangi fokus mereka pada lini produk 8K. Kini, sebagian besar merek, termasuk LG, akhirnya “menyerah” pada kenyataan bahwa konsumen tidak terlalu menginginkan TV 8K.

Saat ini, hanya Samsung yang terlihat masih cukup konsisten mempertahankan produk TV 8K mereka di pasar global. Sementara itu, vendor lainnya memilih untuk kembali fokus menyempurnakan kualitas panel 4K, yang dinilai lebih relevan dan diminati pasar.

Informasi mengenai keputusan LG Electronics dan analisis tren pasar TV 8K ini disampaikan berdasarkan laporan dari Kompas.com yang merujuk pada Arstecnica.