Real Madrid dan UEFA resmi mencapai kesepakatan damai terkait sengketa hukum European Super League (ESL) pada Rabu (11/2/2026) malam WIB. Kesepakatan ini menandai berakhirnya proyek kompetisi sepak bola ambisius yang sempat memicu kontroversi besar di jagat sepak bola Eropa sejak pertama kali digagas pada 2021.
Detail Kesepakatan Real Madrid dan UEFA
Pihak Real Madrid merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa raksasa La Liga tersebut telah mencapai kesepakatan prinsip dengan UEFA demi kesejahteraan sepak bola klub Eropa. Langkah ini diambil setelah melalui proses pembicaraan selama berbulan-bulan untuk kepentingan terbaik ekosistem sepak bola di benua tersebut.
“UEFA, Klub-klub Sepakbola Eropa, dan Real Madrid CF mencapai kesepakatan demi kebaikan sepakbola klub Eropa,” tulis pernyataan resmi klub tersebut.
Kesepakatan ini menekankan pada penghormatan terhadap prinsip prestasi olahraga, keberlanjutan jangka panjang klub, serta peningkatan pengalaman penonton melalui pemanfaatan teknologi. Dengan adanya kesepakatan prinsip ini, seluruh sengketa hukum terkait Liga Super Eropa dinyatakan selesai setelah implementasi poin-poin perjanjian dilakukan.
Kilas Balik Proyek European Super League
Proyek European Super League awalnya digagas oleh 12 klub raksasa Eropa sebagai kompetisi tandingan Liga Champions. Inisiatif ini melibatkan perwakilan dari tiga liga top dunia, yakni Premier League, La Liga, dan Serie A. Berikut adalah daftar klub yang sempat tergabung dalam kelompok pendiri:
- Liga Inggris: Manchester United, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.
- Liga Spanyol: Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.
- Liga Italia: Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.
Namun, proyek ini mendapat penolakan masif dari suporter, legenda sepak bola, hingga pemerintah di berbagai negara. ESL dinilai merusak tatanan piramida sepak bola dan hanya berfokus pada keuntungan finansial pemilik klub semata.
Runtuhnya Aliansi Klub Raksasa
Tekanan publik membuat satu per satu klub pendiri mengundurkan diri, dimulai dari enam klub Inggris yang kemudian diikuti oleh tim-tim lainnya. Hingga akhir 2023, hanya tersisa Juventus, Barcelona, dan Real Madrid yang masih mempertahankan proyek tersebut. Juventus kemudian memutuskan mundur pada 2023, disusul oleh Barcelona pada pekan lalu.
Keputusan Real Madrid untuk berdamai dengan UEFA menjadi titik akhir dari perjalanan panjang polemik European Super League. Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Real Madrid CF yang dirilis pada 11 Februari 2026 melalui saluran komunikasi resmi klub.
