Berita

Saan Mustopa Ungkap Strategi Kemenangan 2029: Pentingnya Persiapan dan Kesiapan di Dapil Jabar 8

Advertisement

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengakhiri rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar konsolidasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jawa Barat. Wilayah tersebut meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu. Dalam kesempatan tersebut, Saan menekankan pentingnya persiapan serius dan terukur untuk menghadapi momentum politik menuju tahun 2029.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini menegaskan bahwa kemenangan politik tidak dapat diraih secara instan. Kemenangan memerlukan proses persiapan yang matang serta kesiapan yang kuat dari seluruh elemen partai.

Membangun Momentum Politik Menuju 2029

Saan Mustopa menggunakan analogi fisika untuk menjelaskan konsep momentum dalam konteks politik. Menurutnya, momentum dalam ilmu fisika adalah perkalian antara massa dan kecepatan. Sementara dalam politik, momentum merupakan pertemuan antara persiapan dan kesiapan.

“Momentum politik adalah perkalian antara persiapan yang kita miliki dengan kesiapan kita. Kalau kesiapan kita nol, maka momentum itu tidak akan pernah terjadi,” ujar Saan pada Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa persiapan utama tidak hanya mencakup strategi dan perencanaan teknis, tetapi juga mentalitas. Tanpa kesiapan mental yang kuat, pencapaian kemenangan politik akan menjadi sulit.

Kesiapan Mental dan Optimisme Pemenang

Saan Mustopa menguraikan definisi mental pemenang sebagai mental yang penuh optimisme dan ditandai tekad yang kuat. Ia menekankan pentingnya memiliki ambisi dan keinginan yang tinggi dalam berpolitik.

“Apa itu mental pemenang? Mental yang penuh optimisme, mental yang ditandai tekad yang kuat. Kita harus punya ambisi dan keinginan yang tinggi. Karena kalau ada kemauan, pasti ada jalan,” tegasnya.

Penguatan Struktur Partai dan Tren Positif Dapil Jabar 8

Lebih lanjut, Saan menyoroti perkembangan politik di Dapil 8 Jawa Barat yang menunjukkan tren positif, baik dalam capaian legislatif maupun eksekutif. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak hanya berhenti pada angka statistik.

Advertisement

“Hasil yang sudah kita capai harus terus tumbuh dan meningkat. Tidak boleh stagnan,” tambahnya.

Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, Saan menekankan penguatan struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Menurutnya, struktur merupakan akar utama yang menentukan kekuatan dan keberlangsungan pergerakan partai.

“Struktur harus menjelma menjadi mesin yang terus bergerak. Struktur adalah ujung tombak dalam pergerakan partai. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat atas, tetapi harus berjalan sampai ke tingkat bawah,” jelas Saan.

Memberikan Kebanggaan kepada Fungsionaris

Saan juga mengingatkan bahwa struktur yang kuat tidak cukup hanya tercatat secara administratif. Eksistensi dan peran mereka harus diakui serta diberi ruang kebanggaan agar benar-benar hidup sebagai kekuatan riil partai.

“Berikan kebanggaan kepada seluruh jajaran struktural dan fungsionaris. Ketika mereka merasa diakui, mereka akan bergerak dengan energi yang berbeda,” ujarnya.

Menurut Saan, konsolidasi politik harus diterjemahkan menjadi kekuatan organisasi yang solid dan berkesinambungan. Ia meyakini, apabila mental pemenang, struktur yang kokoh, serta konsolidasi yang konsisten berjalan beriringan, maka target politik 2029 bukan sekadar harapan.

Informasi lengkap mengenai konsolidasi politik ini disampaikan melalui keterangan tertulis dari Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.

Advertisement