Teknologi

Samsung Rilis Galaxy S26 Ultra: Desain Baru, Layar Anti-Intip, dan Kamera AI yang Sulap Foto

Advertisement

Jurnalis Kompas.com Lely Maulida berkesempatan menggenggam langsung Samsung Galaxy S26 Ultra di San Francisco, California, Amerika Serikat, kota tempat hajatan besar Galaxy Unpacked berlangsung. Impresi awal menunjukkan bahwa peningkatan yang dibawa oleh ponsel flagship terbaru ini terasa “next level” dan bukan sekadar gimmick, melainkan lebih fungsional dan praktikal untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Posisi S26 Ultra sebagai model tertinggi di lini Galaxy S Series semakin mantap dengan berbagai inovasi yang dihadirkan.

Desain Baru: Lebih Ringan dan Minimalis

Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan perubahan desain yang signifikan, memberikan kesan lebih enteng saat digenggam. Ponsel ini memiliki bobot 214 gram, lebih ringan dan tipis dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra, yang berbobot 218 gram. Perbedaan ini salah satunya disebabkan oleh penggunaan bingkai aluminium, menggantikan material titanium yang sebelumnya digunakan.

Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa material aluminium dipilih karena lebih tahan panas dan memungkinkan bobot ponsel menjadi lebih ringan. Dimensi Galaxy S26 Ultra tercatat 163,6 x 78,1 x 7,9 mm. Selain itu, desain ponsel kini dibuat lebih membulat di keempat sudutnya, berbeda dari S25 Ultra, sehingga memberikan kenyamanan lebih saat digenggam.

Modul kamera Galaxy S26 Ultra juga mengalami perombakan, kini tampil lebih minimalis dengan bingkai kapsul berwarna senada dengan penampang ponsel. Konsep ini berbeda dari Galaxy S25 Ultra yang memiliki bingkai tebal untuk setiap kamera, membuat tampilan S26 Ultra terlihat lebih menyatu dan mudah dibedakan secara fisik.

Fitur Layar Anti-Intip yang Curi Perhatian

Salah satu fitur unggulan yang menarik perhatian adalah Privacy Display atau layar anti-intip pada Samsung Galaxy S26 Ultra. Fitur ini secara cerdas membuat tampilan layar menjadi gelap jika dilihat dari sisi samping, namun tetap terang dan jelas bagi pengguna yang melihat dari hadapan langsung. Inovasi ini sangat relevan bagi pengguna yang sering membuka ponsel di tempat umum, seperti transportasi, untuk menjaga privasi data sensitif seperti email kantor atau mobile banking.

Privacy Display bukan sekadar gimmick, melainkan solusi terintegrasi secara hardware yang benar-benar memblokir pandangan dari samping. Berbeda dengan screen protector anti-spy yang kerap mengganggu warna, sensor sidik jari, atau membuat layar gelap permanen, fitur ini menawarkan keamanan tanpa kompromi. Saat ini, kemampuan layar anti-intip ini eksklusif hanya didukung oleh Samsung Galaxy S26 Ultra.

Inovasi Kamera: Horizontal Lock dan Perekaman Konser

Samsung Galaxy S26 Ultra juga membawa sejumlah peningkatan menarik pada sektor kamera, termasuk fitur Horizontal Lock. Fitur ini memungkinkan objek dalam video tetap terlihat konsisten dan stabil, bahkan saat perekaman dilakukan dalam kondisi tidak stabil atau berguncang, mirip dengan kemampuan kamera aksi. Horizontal Lock merupakan bagian dari fitur penstabil video “Super Steady” yang telah ada sebelumnya, memberikan solusi inovatif bagi pengguna dengan tangan mudah tremor atau yang merekam sambil bergerak.

Advertisement

Untuk para penggemar konser, kemampuan kamera Galaxy S26 Ultra juga ditingkatkan agar semakin optimal dalam mendokumentasikan acara. Ponsel ini dilengkapi empat kamera: kamera utama 200 MP dengan OIS, dua kamera telefoto 50 MP (zoom optis 5x) dan 10 MP (zoom optis 3x), serta kamera ultrawide 50 MP (f/1.9). Kamera utama kini dibekali aperture f/1.4, meningkat dari f/1.7 pada Galaxy S25 Ultra.

Peningkatan bukaan lensa ini memungkinkan ponsel menangkap cahaya hingga 47 persen lebih banyak dalam skenario minim cahaya atau foto malam. Hasilnya, kualitas foto dan video diklaim lebih terang, minim noise, dan memiliki efek bokeh yang lebih baik. Dalam sebuah demo, Galaxy S26 Ultra mampu merekam objek miniatur gedung di ruangan minim cahaya dengan detail yang jelas dan kontras, serta konsistensi pencahayaan yang stabil, membuktikan kemampuannya untuk merekam konser dengan pencahayaan dinamis.

Kecanggihan AI: Sulap Detail Foto dengan Perintah Teks

Fitur Photo Assist di Galaxy S26 Ultra juga mengalami peningkatan signifikan dengan dukungan input perintah teks atau suara yang ditranskrip ke teks. Kemampuan ini memungkinkan pengguna untuk mengedit foto langsung di Galeri hanya dengan memberikan instruksi verbal atau tertulis. Contohnya, pengguna dapat meminta AI untuk menambahkan potongan kue yang sudah dipotong sebelumnya atau menyulap objek lain dalam foto, seperti menambahkan aksesori tertentu.

Dalam demonstrasi yang disaksikan, fitur ini mampu mengubah foto kue yang sudah terpotong menjadi utuh dengan hasil yang rapi. Pengguna bahkan dapat menambahkan objek lain seperti lilin atau leci di atas kue yang telah disulap oleh AI, menunjukkan fleksibilitas dan kecanggihan teknologi kecerdasan buatan yang terintegrasi.

Informasi lengkap mengenai inovasi Samsung Galaxy S26 Ultra disampaikan dalam acara Galaxy Unpacked yang berlangsung di San Francisco pada Kamis, 26 Februari 2026.

Advertisement