Antarmuka terbaru untuk ponsel pintar Samsung, One UI 8.5, telah resmi diperkenalkan pada jajaran Galaxy S26 series. Pembaruan signifikan ini dijadwalkan akan digulirkan secara bertahap ke berbagai model HP Galaxy lainnya mulai Maret 2026, membawa sejumlah inovasi visual dan kecerdasan buatan.
One UI 8.5: Reset Visual dan AI Terbesar Samsung
Sebelum peluncuran versi stabil, Samsung telah membuka program beta One UI 8.5 di beberapa negara sejak 8 Desember 2025. Berbeda dengan pembaruan versi “.5” sebelumnya yang cenderung minor, One UI 8.5 disebut sebagai reset visual dan AI terbesar yang dilakukan Samsung dalam beberapa tahun terakhir.
Dua pilar utama pembaruan ini mencakup Ambient Design dengan tampilan baru Frosted Glass serta integrasi Perplexity AI ke dalam asisten virtual Bixby. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara menyeluruh.
Jadwal Distribusi One UI 8.5 untuk Perangkat Galaxy
Samsung akan mendistribusikan One UI 8.5 ke berbagai perangkat Galaxy dalam empat gelombang utama. Strategi ini memprioritaskan perangkat terbaru sebelum menjangkau lini yang lebih lama, seiring proses optimalisasi dan sertifikasi operator.
- Gelombang 1 (Maret–April 2026): Meliputi Galaxy S25, S25 Plus, S25 Ultra, Galaxy Z Fold 7, dan Z Flip 7.
- Gelombang 2 (April–Mei 2026): Akan tersedia untuk Galaxy S24 series, Galaxy Z Fold 6, Z Flip 6, Galaxy Tab S11 series, serta beberapa model Galaxy A.
- Gelombang 3 (Mei–Juni 2026): Mencakup Galaxy S23 series, Galaxy S22 series, Galaxy A56, A36, Galaxy Tab S10 series, dan beberapa model Galaxy A, M, serta F.
- Gelombang 4 (Juni–Oktober 2026): Ditujukan untuk model Galaxy A, M, dan F tertentu.
Hingga Senin, 02 Maret 2026, pembaruan One UI 8.5 berbasis Android 16 belum terdeteksi di Indonesia. Pengguna HP Samsung Galaxy di Tanah Air dapat secara berkala memeriksa ketersediaan pembaruan melalui menu Pengaturan > Pembaruan perangkat lunak > Unduh dan instal.
Inovasi Desain dan Kecerdasan Buatan di One UI 8.5
Salah satu perubahan visual paling menonjol adalah desain Frosted Glass. Tampilan ini menghadirkan efek transparansi berlapis dengan kedalaman visual yang lebih terasa, membuat panel sistem, quick settings, widget, hingga lock screen tampak lebih dinamis dan responsif terhadap wallpaper.
Integrasi Perplexity AI ke Bixby
Di sektor kecerdasan buatan, Samsung mengintegrasikan Perplexity AI langsung ke dalam Bixby. Integrasi ini memungkinkan Bixby memahami perintah bahasa alami yang lebih kompleks, dengan konteks percakapan yang lebih panjang dan konsisten. Fitur ini masih dalam versi beta dan akan hadir penuh di versi stabil One UI 8.5.
Peningkatan Photo Assist dan Quick Share
Fitur unggulan lain berfokus pada pengguna yang gemar membuat konten, yaitu peningkatan pada Photo Assist. Pengguna kini dapat mengedit foto secara terus-menerus tanpa harus menyimpan setiap perubahan. Setelah selesai menyunting, seluruh hasil kreasi dapat disimpan, dan perbandingan foto sebelum/sesudah suntingan dapat langsung dilihat.
Pembaruan ini juga menawarkan pengalaman berbagi file yang lebih mulus dan cerdas melalui Quick Share. Fitur Quick Share akan dibuat “lebih pintar” karena dapat mengenali wajah pengguna pada gambar dan secara proaktif merekomendasikan pengiriman langsung ke kontak mereka.
Komunikasi dan Pengelolaan Dokumen Lebih Canggih
One UI 8.5 juga menghadirkan pengelolaan dokumen, berbagi jaringan internet, dan pengalaman berkomunikasi yang ditingkatkan. Fitur Audio Broadcast memungkinkan pengguna berkomunikasi tanpa hambatan dengan kemampuan menyiarkan radio ke perangkat terdekat, mendukung LE Audio menggunakan Auracast. Pengguna dapat menyiarkan suara mereka menggunakan mikrofon bawaan Galaxy, cocok untuk tur kelompok atau berbagai acara.
Fitur anyar lainnya adalah Storage Share, yang meningkatkan kemampuan mengelola dokumen dalam ekosistem Galaxy. Fitur ini memungkinkan tampilan langsung file yang dikirim di aplikasi MyFiles, misalnya saat mengirim file dari perangkat Samsung ke tablet atau PC, pengguna bisa langsung mengakses dan meninjau file tersebut.
Keamanan Perangkat Diperketat
Pembaruan keamanan juga menjadi fokus One UI 8.5 melalui fitur Theft Protection. Lapisan keamanan ini kini ditambah dengan Failed Authentication Lock, yang akan mengunci layar ponsel secara otomatis ketika mendeteksi aktivitas autentifikasi verifikasi yang gagal dalam jumlah banyak di waktu bersamaan. Aktivitas verifikasi ini bisa berupa gagal memasukkan kode PIN, kata sandi, hingga memindai sidik jari.
Samsung memastikan perangkat akan melakukan pemeriksaan identitas yang lebih ketat dibandingkan One UI 8.0 untuk menjamin keamanan ekstra bagi pengguna.
Informasi lengkap mengenai jadwal dan fitur One UI 8.5 ini disampaikan melalui rilis resmi Samsung dan dihimpun dari laporan media teknologi.
