Seorang santriwati berinisial HS (18) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), tega membuang bayi yang baru dilahirkannya. Tindakan ini dipicu oleh rasa kecewa HS setelah pacarnya, IT (20), menikah dengan wanita lain saat ia mengetahui dirinya hamil.
Motif di Balik Tragedi
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menjelaskan bahwa motif utama di balik pembuangan bayi tersebut adalah karena bayi itu merupakan hasil hubungan di luar nikah. HS merasa berjuang sendirian menghadapi kehamilannya setelah ditinggal pacarnya.
“Jadi motifnya karena bayi tersebut hasil hubungan di luar nikah dan perempuan juga merasa dia sendiri yang berjuang,” ujar Iptu Herman Basir, dilansir dari detikSulsel pada Jumat (20/2/2026).
Kronologi Hubungan dan Kehamilan
Herman Basir menambahkan, HS dan IT menjalin hubungan pacaran yang kemudian berujung pada hubungan badan. Akibatnya, HS diketahui hamil pada Mei 2025.
“Perempuan ini tahu dia hamil Mei tahun lalu,” kata Herman.
Kekecewaan HS memuncak saat IT, pacarnya, menikah dengan perempuan lain pada akhir tahun 2025. HS kemudian memilih untuk menyembunyikan kondisi kehamilannya dari keluarga dan teman-temannya di pesantren.
“Jadi dia malu pertama sama keluarga, kemudian sama teman-temannya,” beber Herman Basir.
Informasi lengkap mengenai kasus ini disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir, seperti dilansir dari detikSulsel pada Jumat (20/2/2026).
