Berita

Sucofindo dan Surveyor Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi, Perkuat Peran dalam Ekonomi Hijau dan Proyek Strategis Nasional

Advertisement

PT Sucofindo (Persero) dan PT Surveyor Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026. Malam penganugerahan yang digelar di Grand Studio Metro TV, Jakarta, pada Jumat (20/2/2026) tersebut menjadi saksi atas pengakuan terhadap kontribusi kedua BUMN ini dalam berbagai sektor. PT Sucofindo dianugerahi Environmental & Industrial Compliance Excellence Award 2026, sementara PT Surveyor Indonesia menerima Excellence in National Assurance Services 2026.

Apresiasi untuk PT Sucofindo dalam Kepatuhan Lingkungan

Penghargaan Environmental & Industrial Compliance Excellence Award 2026 diterima langsung oleh Direktur Operasi PT Sucofindo, Dani Pramantyo. Ia menyatakan bahwa apresiasi ini menjadi motivasi kuat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan kontribusi, baik di tingkat nasional maupun global.

PT Sucofindo berperan aktif sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) yang terakreditasi untuk skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Dani Pramantyo menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung upaya keberlanjutan dan transisi menuju ekonomi hijau. “Kami akan terus berinovasi dalam layanan berbasis ESG, program aksi hijau, maupun layanan bisnis hijau lainnya guna mendukung target Net Zero Emission Indonesia,” ujar Dani.

PT Surveyor Indonesia Unggul dalam Layanan Asuransi Nasional

Pada kesempatan yang sama, PT Surveyor Indonesia (Persero) (PTSI) juga meraih penghargaan Excellence in National Assurance Services 2026. Penghargaan ini diberikan atas keterlibatan PTSI dalam berbagai Proyek Strategis Nasional di sektor energi, perdagangan, industri, dan infrastruktur. Melalui layanan inspeksi, audit, verifikasi, dan sertifikasi, PTSI memastikan proyek-proyek tersebut berjalan sesuai standar, transparan, dan akuntabel.

Direktur Utama PTSI, Fajar Wibhiyadi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan amanah untuk menjaga standar, integritas, dan kepercayaan publik. Fajar menekankan peran strategis industri Testing, Inspection, and Certification (TIC) sebagai fondasi kedaulatan ekonomi. “Tanpa assurance tidak ada trust, dan tanpa trust tidak ada daya saing,” kata Fajar. Ia menambahkan, PTSI memposisikan diri sebagai Guardian of Assurance, penjaga integritas sistem industri nasional.

Sebagai perusahaan TIC nasional, PTSI menyediakan layanan assurance yang mencakup dukungan tata kelola pemerintahan, proyek strategis nasional, penguatan kualitas dan keselamatan industri, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi. Peran ini juga meluas ke tingkat internasional, memastikan produk dan sistem Indonesia memenuhi standar global.

Advertisement

Transformasi Digital dan Target Global PTSI

Dalam beberapa tahun terakhir, PTSI telah melakukan transformasi digital untuk memperkuat keunggulan kompetitifnya. Perusahaan mendorong pergeseran dari layanan konvensional menuju layanan berbasis data dan teknologi cerdas melalui pemanfaatan AI, IoT, serta platform digital. Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi, kecepatan layanan, dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan.

Ke depan, PTSI menargetkan perluasan layanan berbasis AI dan penguatan ekspansi internasional. Hal ini dilakukan guna menempatkan Indonesia sebagai referensi global di bidang traceability, sustainability, dan compliance. PTSI juga memiliki ambisi untuk masuk dalam jajaran Top 20 Global TIC Player dengan kapabilitas digital kelas dunia.

Kriteria dan Tokoh Penting dalam ITAY 2026

Penghargaan ITAY 2026 ditetapkan melalui proses seleksi dan penilaian independen oleh dewan juri. Dewan juri terdiri dari Prof. Dr. Ricardi S. Adnan, M.Si., Dr. Hifni Alifahmi, M.Si., Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Prof. Dr. Martani Huseini, DEA, dan Arief Suditomo, S.H., M.A. Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama: Prestasi, Inovasi, Transformasi, Kompetensi Inti, dan Kontribusi.

Acara penganugerahan ITAY 2026 dibuka oleh Komisaris Metro TV, Suryopratomo, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional. Tokoh-tokoh tersebut antara lain Kepala BRIN Arief Satria, Gubernur Lemhanas TB Ace Hasan Syadzily, Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat, pimpinan lembaga negara, direksi BUMN dan BUMD, akademisi, serta para eksekutif pelaku bisnis.

Informasi lengkap mengenai penghargaan Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026 serta peran PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis setelah malam penganugerahan pada Jumat, 20 Februari 2026.

Advertisement