Sepak Bola

Tavares Ungkap Tantangan Persebaya Jelang Bali United: Waktu Pemulihan Mepet dan Absennya Pemain Kunci

Persebaya Surabaya menghadapi tantangan besar menjelang laga tandang kontra Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025-2026. Keterbatasan waktu pemulihan menjadi sorotan utama bagi tim berjuluk Bajul Ijo sebelum pertandingan krusial yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam.

Waktu Pemulihan Mepet Jadi Kendala Utama

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya tidak memiliki waktu recovery yang ideal dibandingkan tuan rumah. Bali United diketahui menjalani laga terakhir lebih awal, yakni pada Jumat (30/1/2026) melawan Persik Kediri. Sementara itu, Persebaya baru bertanding melawan Dewa United pada Minggu (1/2/2026).

“Bali United memiliki dua hari istirahat lebih panjang daripada kami untuk mempersiapkan pertandingan dan untuk mengembalikan diri (kebugaran fisik),” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Kondisi ini membuat persiapan laga berjalan dalam tekanan waktu yang ketat.

Fokus pada Kebugaran dan Rotasi Pemain

Dengan waktu yang terbatas, Tavares menegaskan fokus utama tim pelatih adalah mengembalikan kondisi kebugaran para pemain secepat mungkin. Evaluasi intensif dilakukan untuk menentukan pemain yang benar-benar siap diturunkan.

“Saat ini target kami adalah untuk mengembalikan pemain-pemain kami, untuk memeriksa siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak bisa bermain. Malangnya, kami memiliki pemain yang tidak bisa bermain,” tutur Bernardo Tavares.

Situasi ini memaksa Persebaya untuk lebih fleksibel dalam menyusun strategi. Kesiapan fisik dan kebutuhan taktik akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan susunan pemain. “Tapi kami harus mempersiapkan rencana yang baik untuk mencoba membuat permainan yang bagus di sana. Kami tahu itu akan sulit, menurut saya Bali United memiliki tim yang bagus,” imbuhnya.

Lupakan Kemenangan Putaran Pertama, Waspadai Motivasi Lawan

Persebaya memang memiliki modal kemenangan meyakinkan 5-2 atas Bali United pada pertemuan putaran pertama Super League 2025-2026. Namun, Tavares menegaskan hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan karena situasi laga kali ini akan sangat berbeda.

Bali United diprediksi datang dengan motivasi tinggi untuk bangkit setelah kekalahan dari Persik pada laga sebelumnya. “Jadi saya bayangkan mereka akan bermain dengan keras dan kuat lawan kami,” kata pelatih asal Portugal itu.

Tavares menekankan pentingnya fokus penuh sepanjang laga agar Bajul Ijo mampu meraih hasil maksimal di kandang lawan. “Kami juga harus memiliki rencana yang bagus dan fokus yang bagus dari saat pertama hingga akhir. Kami ingin membuat hasil yang bagus di sana,” sambungnya.

Dua Pemain Kunci Absen, Kedalaman Tim Diuji

Tantangan Persebaya semakin bertambah dengan absennya dua pemain kunci, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, akibat akumulasi kartu. Kondisi Bruno Paraiba juga belum mencapai tingkat kebugaran yang diharapkan.

Situasi ini membuat opsi rotasi menjadi tidak terelakkan. “Mari kita lihat siapa yang tersedia atau tidak. Tentu saja kami ingin semua orang tersedia, juga pemain yang malangnya mendapatkan kartu kuning dan tidak bisa bermain di pertandingan berikutnya,” ujar Bernardo Tavares.

Meski demikian, Tavares tetap optimistis dan percaya kedalaman tim mampu menjawab tantangan ini. Ia melihat situasi ini sebagai kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kapasitas. “Kami memiliki lebih banyak pemain, jadi terkadang satu, dua, atau tiga tidak bisa bermain. Tapi pemain lain bisa mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa ia berkembang dan meningkat,” pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai persiapan Persebaya Surabaya jelang laga kontra Bali United disampaikan melalui pernyataan resmi pelatih Bernardo Tavares kepada media.