Finansial

Telkom Catat Kenaikan Saham TLKM 30 Persen Setahun, Direktur Utama Jelaskan Dampak Transformasi TLKM 3.0

Advertisement

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TLKM menunjukkan penguatan signifikan di tengah agenda transformasi perusahaan. Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, menyebut kenaikan harga saham TLKM yang mencapai 30 persen dalam setahun terakhir merupakan cerminan kepercayaan investor terhadap langkah-langkah strategis yang dijalankan.

Kinerja Saham TLKM dan Respons Positif Investor

Dian Siswarini menjelaskan bahwa sejak Mei 2025 hingga awal tahun 2026, harga saham TLKM mengalami kenaikan yang signifikan. Penguatan ini terjadi seiring dengan komunikasi aktif mengenai langkah transformasi perusahaan kepada para investor.

“Kalau dilihat dari reaksi, itu alhamdulilah, mereka (investor) itu merespons positif, karena dari semenjak Mei sampai Desember, sebelum kemudian terjadi gonjang-ganjing, kenaikan saham itu signifikan,” ujar Dian dalam program Naratama bersama Pemimpin Redaksi Kompas.com, Amir Sodikin.

Ia menambahkan, kenaikan harga saham TLKM dapat diartikan sebagai bentuk kepercayaan investor. “Harga saham itu kan ciri dari kepercayaan atau trust dari investor,” imbuhnya.

Berdasarkan pantauan pada penutupan perdagangan Jumat (20/2/2026), saham TLKM berada di level 3.480. Dalam sepekan terakhir, saham TLKM tercatat naik 0,87 persen atau setara 30 poin. Secara lebih luas, dalam setahun terakhir, saham TLKM telah meroket 30,34 persen atau 810 poin dari level 2.670 per saham.

Dian juga menyoroti ketangguhan saham TLKM yang masih terlihat stabil setelah melewati gejolak di pasar modal pada awal tahun ini. “Masih terlihat tangguh,” ucapnya.

Transformasi TLKM 3.0: Menuju Perusahaan Berkelas Dunia

Telkom Group saat ini tengah menjalankan agenda perubahan besar yang dikenal sebagai TLKM 3.0. Transformasi ini dirancang untuk menjadikan Telkom Group sebagai perusahaan yang lebih agile, progresif, kompetitif, dan berkelas dunia.

Advertisement

“Supaya Telkom Group bisa menjadi perusahaan yang lebih agile, lebih progresif, dan yang lebih kompetitif, dan berkelas dunia,” terang Dian Siswarini.

Perubahan yang terjadi mencakup keunggulan operasional (operational excellence) hingga restrukturisasi perusahaan. Tujuan utama dari TLKM 3.0 adalah untuk membuka nilai yang mungkin masih tersembunyi di dalam organisasi.

“Yang utama kami ingin meng-unlock value yang sekarang mungkin masih tersembunyi di organisasi,” imbuhnya.

TLKM 3.0 merupakan agenda transformasi jangka panjang selama lima tahun, yang ditargetkan rampung pada tahun 2030. Program ini bertujuan untuk meningkatkan valuasi Telkom menjadi perusahaan dengan nilai yang lebih tinggi.

Informasi lengkap mengenai kinerja saham dan agenda transformasi Telkom ini disampaikan melalui pernyataan resmi Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini, dalam program Naratama yang disiarkan pada Jumat, 20 Februari 2026.

Advertisement