Edukasi

Terkuak! 8 Program Beasiswa Luar Negeri Bergengsi yang Tidak Wajibkan Penerima Pulang ke Indonesia

Advertisement

Kasus penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) berinisial DS yang menjadi sorotan publik telah memicu pencarian luas akan opsi beasiswa lain. Masyarakat kini mencari program beasiswa luar negeri yang tidak mengharuskan penerimanya kembali ke negara asal dan memberikan kebebasan untuk berkarier di mancanegara.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, terdapat sejumlah beasiswa bergengsi yang menawarkan kesempatan studi di luar negeri tanpa ikatan dinas kembali ke Indonesia. Program-program ini bisa menjadi referensi bagi mahasiswa yang memang berencana membangun karier di negara lain.

Erasmus Mundus Joint Masters

Program beasiswa penuh ini berasal dari konsorsium Uni Eropa (UE) dan ditujukan bagi warga negara non-UE untuk menempuh studi S2 di Eropa. Beasiswa ini menawarkan dua tipe, yaitu program joint degree (satu gelar dari minimal dua universitas) dan multiple degree (dua gelar dari minimal dua universitas berbeda).

Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah, tunjangan hidup, akomodasi perjalanan, dan visa. Pendaftaran biasanya dibuka antara bulan Oktober dan Januari untuk program yang dimulai pada tahun akademik berikutnya. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi Erasmus+.

DAAD EPOS Jerman

Pemerintah Jerman menyediakan program pendanaan penuh ini bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, yang ingin melanjutkan studi di bidang pembangunan di Jerman. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi perjalanan, serta asuransi kesehatan dan kecelakaan.

Dalam kondisi tertentu, bantuan biaya sewa tempat tinggal dan tunjangan keluarga juga tersedia apabila ada anggota keluarga yang menemani selama masa studi. Detail lebih lanjut dapat ditemukan di laman resmi DAAD Indonesia.

Russian Government Scholarship

Pemerintah Rusia menawarkan program beasiswa penuh bagi pelajar internasional untuk berkuliah S1, S2, dan S3 di Rusia. Keunggulan beasiswa ini adalah tidak mewajibkan sertifikasi TOEFL atau IELTS serta tidak membatasi usia pendaftar.

Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, akomodasi asrama, dan kelas persiapan bahasa Rusia selama satu tahun. Informasi lengkap dapat diakses melalui akun Instagram resmi Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, @rusdomindo.

Stipendium Hungaricum Scholarship

Di Indonesia, beasiswa untuk studi S1-S3 di Hungaria ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Hungaria dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek). Cakupan beasiswa meliputi biaya kuliah, tunjangan hidup bulanan, akomodasi asrama, dan asuransi kesehatan tahunan.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui laman resmi Stipendium Hungaricum.

Advertisement

MAECI Scholarship Italia

Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia (MAECI) menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asing. Program ini bertujuan mendorong kerja sama budaya, ilmiah, dan teknologi, mendukung sistem ekonomi Italia di dunia, serta mempromosikan bahasa dan budaya Italia.

Beasiswa yang ditawarkan mencakup studi S2 dan S3, beasiswa riset, serta pelatihan di lembaga pendidikan Italia yang diakui secara hukum. Cakupan beasiswa ini meliputi biaya kuliah (pada universitas tertentu), asuransi kesehatan, dan biaya hidup sebesar EUR 9 ribu (sekitar Rp 178 juta) yang diangsur tiga kali selama masa studi. Informasi lebih lanjut tersedia di laman resmi MAECI.

MEXT Japan

Beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) ini mencakup biaya studi dan biaya hidup tanpa ikatan dinas. Setiap tahun, Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia membuka pendaftaran dan menyeleksi pelajar Indonesia yang berminat kuliah di Jepang.

Beragam program beasiswa ditawarkan, termasuk Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology, dan Professional Training College bagi lulusan SMA, serta Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang dan Teacher Training bagi guru. Informasi lebih lanjut dapat diakses di laman resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

Global Korea Scholarship

Pemerintah Korea Selatan menawarkan beasiswa penuh ini bagi mahasiswa internasional untuk menempuh studi di kampus terkemuka di Korea Selatan. Program ini juga bertujuan meningkatkan kemahiran bahasa Korea dan pengalaman budaya.

Bagi pelajar Indonesia, tersedia program riset, S2, dan S3. Program-program ini dirancang untuk mendukung pengembangan akademik dan kolaborasi penelitian antara Indonesia dan Korea Selatan. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tunjangan bulanan, biaya kursus bahasa Korea, dan tiket pesawat pulang-pergi. Detail lebih lanjut dapat dilihat di laman resmi Global Korea Scholarship.

MOE Taiwan Scholarship

Kementerian Pendidikan Taiwan menawarkan beasiswa penuh untuk kuliah S1, S2, dan S3 di Taiwan. Beasiswa ini mencakup subsidi biaya kuliah sebesar NT$ 40 ribu (sekitar Rp 21 juta) per semester dan tunjangan hidup bulanan hingga NT$ 20 ribu (sekitar Rp 10,6 juta) setiap bulan.

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui laman resmi Taiwan Scholarship.

Informasi mengenai delapan program beasiswa luar negeri ini dihimpun dari berbagai sumber resmi dan laman kedutaan besar terkait, yang dirilis untuk publik.

Advertisement