Sepak Bola

Thomas Partey Hadapi Dua Dakwaan Pemerkosaan Baru, Sidang Lanjutan Dijadwalkan 13 Maret 2026

Advertisement

Mantan gelandang Arsenal, Thomas Partey, kembali terjerat masalah hukum serius setelah mendapatkan dua dakwaan tambahan terkait kasus pemerkosaan. Dakwaan baru ini muncul di tengah proses hukum yang masih berjalan atas serangkaian tuduhan serupa yang melibatkan pemain yang kini membela Villarreal tersebut.

Detail Dakwaan Tambahan dan Jadwal Persidangan

Berdasarkan laporan media Inggris pada Kamis (12/2) malam WIB, dua dakwaan tambahan ini dikeluarkan setelah adanya penyelidikan mendalam oleh The Crown Prosecution Service (CPS). Lembaga independen yang menangani penuntutan pidana di Inggris dan Wales tersebut menyatakan bahwa dakwaan ini terpisah dari tiga dakwaan awal yang sudah diproses sebelumnya.

Akibat munculnya fakta hukum baru ini, Partey diwajibkan menghadiri persidangan pertama untuk dua kasus tambahan tersebut. Agenda persidangan dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Westminster pada 13 Maret mendatang.

Rekam Jejak Kasus Hukum Thomas Partey

Sebelumnya, pada Juli lalu, Partey telah didakwa dengan lima tuduhan pemerkosaan terhadap dua wanita serta satu tuduhan penyerangan seksual terhadap wanita ketiga. Dugaan pelanggaran tersebut dilaporkan terjadi dalam rentang waktu antara tahun 2021 hingga 2022, saat ia masih aktif memperkuat Arsenal di kompetisi Liga Inggris.

Dalam persidangan yang digelar September lalu, Partey secara tegas membantah semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat itu, pengadilan memberikan jaminan bersyarat kepada pemain asal Ghana tersebut selama proses hukum berlangsung.

Pernyataan Pihak Hukum dan Kritik Terhadap Arsenal

Pengacara Partey, Jenny Wiltshire, menegaskan bahwa kliennya akan tetap pada posisinya untuk membantah seluruh dakwaan. Wiltshire menyatakan bahwa selama ini Partey selalu bersikap kooperatif dalam setiap tahapan penyelidikan kepolisian.

Advertisement

“Thomas Partey akan terus membantah dakwaan yang dijatuhkan kepadanya. Dia selalu bekerja sama baik dengan polisi selama ini. Kami tidak akan berkomentar apa pun lagi selama proses hukum berlangsung,” ujar Wiltshire sebagaimana dikutip dari The Athletic.

Di sisi lain, Arsenal selaku mantan klub Partey turut menuai kritik tajam dari publik. Klub asal London Utara tersebut dinilai telah melindungi sang pemain selama periode 2022 hingga 2025. Identitas Partey dalam kasus ini memang sempat dirahasiakan sebelum akhirnya terungkap ke publik empat hari setelah kontraknya di Stadion Emirates berakhir pada 30 Juni lalu.

Selama membela Arsenal sejak tahun 2020, Partey tercatat telah tampil sebanyak 167 kali di berbagai kompetisi sebelum akhirnya memutuskan pindah ke klub Spanyol, Villarreal, pada awal musim ini.

Informasi lengkap mengenai perkembangan kasus hukum ini disampaikan melalui laporan media Inggris dan pernyataan resmi tim hukum Thomas Partey yang dirilis pada 12 Februari 2026.

Advertisement