Tim Kompas.com pada Desember 2025 sukses merampungkan pengujian jarak jauh Lepas L8 dalam program Electrification Journey 2026. SUV lima penumpang berteknologi plug-in hybrid (PHEV) ini diuji melintasi rute Jakarta-Yogyakarta-Jakarta dengan skema pengisian bahan bakar hanya satu kali di awal perjalanan. Pengujian ini bertujuan untuk membuktikan klaim pabrikan terkait efisiensi dan jarak tempuh kendaraan.
Latar Belakang Pengujian Lepas L8
Lepas L8, sebagai kendaraan PHEV, mampu beroperasi menggunakan tenaga listrik murni dari baterai, mesin bensin, atau kombinasi keduanya. Karakteristik ini membuatnya ideal untuk penggunaan dalam kota yang hemat bahan bakar, sekaligus siap untuk perjalanan luar kota tanpa kekhawatiran jarak tempuh. Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan kondisi baterai dan tangki bensin penuh.
Klaim Pabrikan dan Performa Mode Listrik
Berdasarkan klaim resmi, Lepas L8 dibekali baterai 18,4 kWh yang memungkinkan mobil melaju lebih dari 100 kilometer dalam mode listrik murni (EV). Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 1,49 liter per 100 kilometer, setara dengan sekitar 67–77 km per liter. Jarak tempuh gabungan bensin dan baterai penuh disebut bisa mencapai lebih dari 1.300 kilometer, yang secara teoritis cukup untuk perjalanan pulang-pergi Jakarta-Yogyakarta.
Dalam praktiknya, saat baterai terisi penuh, mobil memang mampu melaju hingga sekitar 100 kilometer dalam mode EV, meskipun angka ini dapat bervariasi tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Ketika daya baterai menipis, sistem secara otomatis mengaktifkan mesin bensin, dan mobil beralih ke mode hybrid. Perpindahan ini berlangsung cepat dan tanpa memerlukan intervensi pengemudi.
Perjalanan Jakarta-Yogyakarta: Stabilitas dan Pengisian Baterai
Selama perjalanan di jalan tol dengan kecepatan konstan 80–100 kpj, performa Lepas L8 terasa stabil. Dengan empat orang penumpang dan barang bawaan, suspensi mobil tetap nyaman, bahkan saat melintasi jalur menanjak dan berkelok. Pengisian ulang baterai pertama dilakukan di rest area KM 102 menggunakan SPKLU dengan pengisian cepat DC. Pengisian kedua dilakukan di rest area KM 456 di ruas Tol Semarang–Solo. Setiap pengisian membutuhkan waktu sekitar 50–60 menit hingga baterai kembali penuh.
Setibanya di Yogyakarta pada malam hari, indikator MID menunjukkan sisa jarak tempuh sekitar 793 kilometer dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 23,8 Km per liter.
Perjalanan Kembali ke Jakarta: Tantangan dan Adaptasi
Esok harinya, perjalanan kembali ke Jakarta dilakukan tanpa mengisi bensin lagi. Dalam perjalanan pulang, pengisian baterai hanya dilakukan satu kali, yakni di rest area KM 389 B ruas Tol Batang arah Jakarta. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan hingga titik akhir di Palmerah, Jakarta Barat. Ritme berkendara sedikit ditingkatkan, yang berdampak pada konsumsi baterai menjadi lebih cepat habis. Sisa perjalanan sepenuhnya mengandalkan mesin bensin.
Hasil Akhir Pengujian Jarak Jauh
Berdasarkan catatan trip meter, total perjalanan Jakarta–Yogyakarta–Jakarta tercatat sejauh 1.170 kilometer. Setelah seluruh rangkaian perjalanan selesai, masih tersisa jarak tempuh sekitar 256 kilometer. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagai SUV PHEV, Lepas L8 menawarkan efisiensi bahan bakar yang tergolong baik untuk perjalanan jarak jauh, sekaligus tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan harian.
Informasi lengkap mengenai pengujian ini disampaikan melalui laporan tim Kompas.com yang dirilis pada Desember 2025.
