Otomotif

Tips Jaga Pelek Polish Tetap Kinclong di Musim Hujan: Pakar Ungkap Cara Efektif Cegah Korosi

Advertisement

Musim hujan kerap membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan, terutama yang menggunakan pelek jenis polish. Banyak keluhan muncul mengenai bercak kusam atau jamur pada pelek setelah sering terpapar air hujan. Kondisi ini berpotensi merusak tampilan premium pelek jika tidak ditangani dengan benar.

Kerentanan Pelek Polish Terhadap Air Hujan

Pelek dengan sentuhan akhir polish memang dikenal memiliki tampilan mengilap dan mewah. Namun, menurut Diwan, pemilik Eurovolution di Jakarta Timur, jenis pelek ini lebih sensitif terhadap air dan kelembapan dibandingkan pelek dengan finishing painted atau powder coating. Kerentanan ini disebabkan oleh karakteristik permukaannya.

Diwan menjelaskan, “Permukaan pelek polish itu lapisan clear coat-nya biasanya lebih tipis dan ada bagian aluminium yang lebih terekspos. Jadi ketika sering kena air hujan lalu tidak dikeringkan, risiko oksidasi dan muncul jamur lebih besar,” ujarnya kepada Kompas.com pada Selasa (24/2/2026). Berbeda dengan pelek painted atau powder coating yang memiliki lapisan pelindung lebih tebal, pelek polish mengandalkan efek kilap dari proses pemolesan aluminium.

Risiko Oksidasi dan Korosi Mikro

Jika lapisan pelindung pelek polish terganggu, air dan kotoran akan lebih mudah meresap, memicu korosi mikro di permukaan. Kondisi ini akan semakin parah jika mobil dibiarkan dalam keadaan basah setelah kehujanan atau dicuci tanpa pengeringan menyeluruh. Area yang sering luput dari perhatian adalah bagian lubang baut roda dan sisi dalam pelek.

“Sering kali orang cuma lap bagian muka peleknya saja. Padahal di lubang baut dan sisi dalam itu masih basah. Kalau dibiarkan, lama-lama muncul bercak putih atau keabu-abuan yang susah hilang,” tambah Diwan. Selain air, kandungan asam dalam air hujan yang bercampur polusi juga dapat mempercepat kerusakan permukaan polish.

Advertisement

Solusi Pencegahan dan Perawatan

Apabila dibiarkan terus-menerus, jamur pada pelek polish dapat berubah menjadi korosi permanen. Hal ini akan membuat permukaan pelek terasa kasar dan kusam. Untuk mencegah kerusakan tersebut, Diwan menyarankan agar pelek dikeringkan secara menyeluruh setiap kali terkena hujan atau selesai dicuci.

Penggunaan lap microfiber kering dan angin bertekanan dinilai efektif untuk menjangkau sela-sela baut dan area tersembunyi lainnya. Sebagai perlindungan tambahan, pemilik mobil juga dapat mempertimbangkan aplikasi coating khusus pelek. Lapisan coating ini akan memperkuat perlindungan pelek terhadap air dan kotoran.

Informasi mengenai perawatan pelek polish di musim hujan ini disampaikan oleh Diwan, pemilik Eurovolution, dalam wawancara dengan Kompas.com pada Selasa, 24 Februari 2026.

Advertisement