Transfer Liverpool: Rekrut Jeremy Jacquet Rp 1,4 Triliun, Eks Timnas Prancis Sebut Tindakan Konyol
Liverpool resmi merekrut bek muda Prancis, Jeremy Jacquet, dengan nilai fantastis 72 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun pada penutupan bursa transfer Januari 2025. Keputusan The Reds ini menuai kritik tajam dari mantan pemain timnas Prancis, Christophe Dugarry, yang menyebutnya sebagai tindakan konyol.
Detail Transfer Jeremy Jacquet ke Liverpool
Klub Liga Inggris, Liverpool, mengamankan jasa bek berusia 20 tahun itu dari Rennes, yang saat ini tengah meminjamkannya ke klub Ligue 2, Clermont Foot. Transfer ini menjadi sorotan mengingat Liverpool belakangan mengalami krisis bek.
Dalam perburuan Jacquet, Liverpool berhasil mengungguli sesama klub Liga Inggris, Chelsea, yang sebelumnya juga sangat dekat untuk mendatangkan sang pemain. Meskipun kesepakatan transfer telah tercapai, Jacquet baru akan bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas 2026.
Kritik Pedas Christophe Dugarry
Langkah Liverpool menggelontorkan dana besar untuk bek yang belum teruji di pentas Eropa ini mendapatkan kecaman dari Christophe Dugarry. Menurut Dugarry, tindakan tersebut adalah sebuah kekonyolan.
“Ini bukan bermaksud menyinggung pemain, jujur saja, dia sama sekali tidak bersalah, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya karena dia pemain yang bagus. Ketika Anda menemukan orang bodoh seperti itu, selamat untuk Rennes,” ujar Dugarry, menyinggung Liverpool.
Ia menambahkan, “Rennes berhasil menemukan klub bodoh seperti Liverpool dengan harga 72 juta Euro.”
Dugarry juga berpendapat bahwa transfer dengan biaya selangit ini akan memberikan tekanan besar bagi Jacquet. “Bahkan untuk Jacquet yang malang, transfer ini akan memberikan banyak tekanan padanya. Bahkan dia, anak malang itu, yang tentu saja pemain yang sangat bagus, akan datang dengan beban tekanan yang berat,” imbuhnya.
Tanggapan Jeremy Jacquet
Di sisi lain, Jeremy Jacquet mengungkapkan rasa terhormatnya dapat bergabung dengan klub sebesar Liverpool. Ia menyatakan kebanggaannya atas kesempatan ini.
“Saya merasa terhormat bisa bergabung dengan Liverpool, salah satu klub sepak bola terbesar di dunia,” ujar Jacquet, dilansir dari Goal.
Jacquet juga menekankan pentingnya mengakhiri masa baktinya di Rennes dengan baik. “Sangat penting juga bagi saya untuk mengakhiri petualangan saya di klub merah dan hitam ini (Rennes) dengan catatan yang baik, di klub tempat saya dibesarkan, klub yang sangat dekat di hati saya,” jelasnya.
Ia berharap dapat merasakan emosi luar biasa bersama rekan setim dan penggemar di sisa paruh kedua musim ini bersama Clermont Foot.
Perbandingan dengan Manchester United
Dugarry menyamakan tindakan Liverpool ini dengan apa yang dilakukan Manchester United saat mendatangkan Leny Yoro. Ia mengkritik klub-klub Inggris yang terus mengeluarkan puluhan juta euro.
“Baiklah, tapi lihat hasilnya. Biarkan mereka terus, semua klub Inggris ini, mengirimkan puluhan juta euro,” kata Dugarry.
Menurutnya, situasi ini bukan lagi sekadar sepak bola dua tingkat, melainkan sepak bola yang sudah kehilangan akal sehat. “Mari kita berhenti mencoba berpura-pura ada pembenaran untuk itu. Tidak ada pembenaran sama sekali,” pungkasnya.
Informasi lengkap mengenai transfer Jeremy Jacquet dan pernyataan terkait disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga terkemuka pada awal Februari 2026.